Jadwal SIM Keliling Jogja 11 Juli 2026, Ada Layanan Malam
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Gubernur DIY Sri Sultan HB X saat menerima satu unit mobil hadiah Paritrana Award Tahun 2020 dari Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo, Jumat (17/9/2021). /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi.
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan akan terus mendorong implementasi Peraturan Gubernur tentang Optimalisasi Kepesertaan dan Kepatuhan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di DIY. Hal ini dalam rangka mendukung Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021.
Demikian yang disampaikan Sri Sultan di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta pada Jumat (17/9/2021), usai penyerahan hadiah Paritrana Award Tahun 2020 berupa satu unit mobil. Hadiah ini diberikan atas prestasi Pemda DIY yang berhasil menjadi Terbaik I untuk kategori Pemerintah Provinsi pada Paritrana Award 2020.
“Kami atas nama Pemerintah Daerah DIY, mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah melalui Paritrana Award Tahun 2020. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi yang baik antara pemerintah provinsi dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di wilayah DIY, termasuk di dalamnya pekerja non-ASN, dalam hal ini tenaga bantu [Naban] Pemda DIY, serta para pekerja rentan,” ujar Sri Sultan.
Gubernur DIY pun mengungkapkan, beragam upaya telah dilakukan oleh Pemda DIY dalam mewujudkan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja. “Di antaranya melalui sinergitas antara Pemda DIY dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam bentuk regulasi mengenai Pelaksanaan Pengawasan dan Perlindungan Ketenagakerjaan di DIY,” terang Sri Sultan.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo mengatakan, yang membuat DIY bisa memenangkan penghargaan ini tentu saja karena komitmen dari Gubernur DIY dengan program Sapta Upaya Paritrana atau Tujuh Upaya Paritrana.
“Paritrana itu sendiri dari Bahasa Sansekerta yang artinya perlindungan, sehingga program ini tujuan utamanya ialah memberikan program perlindungan kepada seluruh pekerja di wilayah DIY. Dan ini rasanya bisa menjadi dorongan bagi daerah lain supaya punya program yang sama,” paparnya.
Anggoro pun mengungkapkan, tujuan BPJS Ketenagakerjaan melalui Paritrana Award ini ialah ingin menjaga semua pihak untuk bersama-sama mendorong adanya jaminan tenaga kerja sesuai Inpres Nomor 2 Tahun 2021. Inpres ini mengamanatkan kepada seluruh lembaga, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk memastikan para pekerja di wilayahnya terlindungi dengan program-program yang dibuat oleh pemerintah daerah.
Ketua Panitia Tingkat Pusat Paritrana Award 2020, Tb. Achmad Choesni pun mengatakan, hadiah dan penghargaan ini sangat kecil dibandingkan komitmen yang diperlihatkan oleh Gubernur DIY. Selain komitmen dari pemerintah daerah, inti dari penghargaan ini ialah hasil yang dicapai dari komitmen yang telah dijalankan.
“Kami bersyukur, kali ini bisa datang langsung, sehingga bisa diperlihatkan dan dibuktikan soal komitmen yang telah dilakukan oleh Pemda DIY, ternyata sangat banyak dalam perlindungan tenaga kerja di DIY. Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran yang menarik untuk kepala daerah lain,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san
Marselino Ferdinan sukses jalani operasi lutut di Spanyol usai cedera saat TC Timnas di Bali. Pemain 21 tahun itu harus absen 2 bulan. Ini pesannya untuk Erick
Desa Sejahtera Astra Bugisan memiliki daya pikat tersendiri setelah berhasil mengembangkan potensi budaya dan wisatanya.
Geely Xingyuan menjadi mobil terlaris di China sepanjang Februari-Juli 2026, mengungguli Tesla Model Y dan BYD. Dominasi kendaraan listrik semakin kuat dengan p
Malaysia menjadi negara paling banyak dikunjungi wisatawan di Asia Tenggara pada 2025 dengan 42,2 juta kunjungan. Indonesia berada di posisi kelima dengan 15,4