Punya Rp50 Juta? Ini 10 Mobil Bekas yang Bisa Dipilih
Ini 10 pilihan mobil bekas di bawah Rp50 juta yang masih menarik untuk dipakai harian, lengkap dengan tips sebelum membeli.
Peresmian Kampung Internet Ngentak Mangir, Senin (20/9/2021) malam./istimewa
Harianjogja.com, BANTUL-Sedikitnya 60 kepala keluarga (KK) di kampung Ngentak Mangir, Padukuhan Kwalangan, Kalurahan Wijirejo, Pandak, Bantul kini sudah bisa mengakses internet dengan lancar. Hal ini bertolak belakang dengan kondisi di kampung tersebut, dua tahun lalu, yang susah sinyal provider.
Pegiat internet Kampung Ngentak Mangir, Yahya Nur Pratama mengatakan, warga sempat putus asa dengan tidak meratanya sinyal provider, dua tahun silam.
Padahal, sinyal provider ini penting, karena banyak dibutuhkan oleh anak-anak usia sekolah maupun mahasiswa yang harus menjalani pembelajaran daring, akibat adanya pandemi Covid-19.
"Kami pun berinisiatif membuat gerakan Ayo Sekolah dan mencari fasilitas internet agar anak-anak bisa belajar daring," katanya, saat peresmian Kampung Internet Ngentak Mangir, Senin (20/9/2021) malam.
Dalam perkembangannya, lanjut Yahya, gerakan ini mendapatkan banyak dukungan. Warga bergotong royong mengumpulkan dana untuk berlangganan internet milik salah satu provider swasta. Karena sistem koneksi menggunakan WiFi, maka kecepatan internet yang dihasilkan rendah.
Baca juga: Warga Binaan Pemasyarakat Diberi Bekal Kerohanian
"Akhirnya kami jadwal. Kapan mereka mau sekolah daring, kita kumpulkan di satu tempat yang koneksinya stabil," imbuhnya.
Lama kelamaan, seiring dengan banyaknya kebutuhan warga mengakses internet, menurut Yahya membuat mereka memindahkan antena penangkap sinyal di pinggir kampung yang koneksinya kuat dan stabil.
"Karena tidak ada anggaran untuk membangun tower, maka kami gunakan tiang paralon besi," jelasnya.
Setelah itu, ungkap Yahya, warga bersama-sama warga menarik kabel satu persatu ke rumah warga lainnya untuk dipasang pemancar Wifi. Alhasil, hampir seluruh rumah di kampung tersebut sudah memiliki pemancar wifi masing-masing. Adapun biaya untuk pemasangan kabel dan berlangganan internet, semua dilakukan dengan iuran bersama.
"Sekarang sudah bisa online dari rumah masing-masing," ucapnya.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengapresiasi gerakan warga kampung Ngentak Mangir. Sejumlah upaya kini terus dilakukan oleh Pemkab Bantul untuk mengatasi blank spot atau susah sinyal. "Kami akan terus melakukan penambahan-penambahan jaringan kedepan," kata Halim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ini 10 pilihan mobil bekas di bawah Rp50 juta yang masih menarik untuk dipakai harian, lengkap dengan tips sebelum membeli.
Pesawat Cassa TNI AU tergelincir di runway 03-21 Bandara Sultan Hasanuddin pada Selasa, 25 Agustus 2026.
LPSK memberikan pelindungan kepada FH, saksi kasus Febrie Adriansyah, karena menilai ada potensi ancaman meski belum nyata.
Penonton Solo dan Yogyakarta menjadi salah satu saksi pertama kemegahan film Operasi Pesta Copet, yang menjalani proses syuting di tengah festival musik
UMKM Banyumas Raya mencatat potensi ekspor US$26.000 atau sekitar Rp460 juta melalui business matching KKI 2026.
Wabup Kulonprogo mengecek tukang becak yang masuk desil 9. Data kemiskinan dievaluasi agar bantuan dan akses pendidikan tepat sasaran.