Taru Martani Bantah Tak Terapkan SUSU, Ini Hasil Pemeriksaan Disnakertrans DIY
PT Taru Martani membantah tak menerapkan SUSU. Manajemen menyebut pemeriksaan Disnakertrans DIY tak menemukan pelanggaran norma ketenagakerjaan.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X saat meninjau sentra vaksinasi di JEC awal September lalu/ Ist
Harianjogja.com, JOGJA-tiket.com mengajak warga di DIY yang menerima vaksin Covid-19 dosis pertama di sentra vaksinasi di Jogja Expo Center (JEC), untuk kembali menerima suntikan dosis kedua. Pelaksanaan vaksinasi dosis kedua ini digelar mulai 29 September hingga 5 Oktober mendatang.
Co-Founder & Chief Marketing Officer, tiket.com, Gaery Undarsa mengatakan pendaftaran suntikan dosis kedua bagi masyarakat telah tersedia di situs dan aplikasi tiket.com. "Laman pendaftaran pun sudah mulai aktif. Vaksin kedua ini dibuka untuk khalayak umum, baik yang melakukan vaksin pertama di JEC atau pun di sentra lainnya," kata Gaery melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Rabu (22/9/2021).
Pada tahap pertama, katanya, sentra vaksinasi tiket.com berhasil memberikan lebih dari 27.000 dosis vaksin Sinovac, dari kuota 30.000 dosis yang tersedia. Pencapaian ini setara dengan 90% dari total target peserta vaksin yang terdiri dari masyarakat umum tanpa persyaratan domisili, mulai dari anak-anak berusia 12+ tahun.
Geary meminta peserta vaskin pertama di JEC untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Ia juga mengimbau agar peserta vaksinasi dapat hadir sesuai jadwal yang tertera sesuai penjadwalan dosis kedua di kartu vaksin atau minimal 28 hari setelah penyuntikan dosis pertama.
Baca juga: Siapkan Ribuan Dosis, Bantul Sasar Pekerja Industri yang Tercecer dari Vaksinasi
"Suntikan vaksin kedua ini dibuka untuk khalayak umum, baik yang melakukan vaksin pertama di JEC atau pun di sentra lainnya. Tentunya, setelah vaksin kedua, kami himbau agar tetap disiplin menjalankan 5M protokol kesehatan dengan giat demi kebaikan dan keselamatan bersama-sama," katanya.
Seperti pelaksanaan vaksinasi dosis pertama, peserta yang mendaftar tidak membutuhkan surat domisili. Peserta cukup mendaftar menggunakan identitas yang berlaku. Baik KTP, KK maupun KIA. Untuk lansia atau anak-anak yang perlu pendamping, hanya dibolehkan seorang per peserta vaksin.
"Untuk peserta yang mempunyai komorbid/penyakit kronis seperti penyakit asma, jantung, gangguan ginjal, penyakit hati, dan/atau sedang mengonsumsi obat pengencer darah, mohon membawa surat rekomendasi dari dokter untuk dapat dilakukan vaksinasi," katanya.
Geary menyarankan agar peserta sebelum divaksin makan dan tidur yang cukup sebelum vaksin. "Mohon tidak datang lebih awal atau terlambat agar tidak memperpanjang antrean," harapnya. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Taru Martani membantah tak menerapkan SUSU. Manajemen menyebut pemeriksaan Disnakertrans DIY tak menemukan pelanggaran norma ketenagakerjaan.
Sejarah dan budaya dinilai memperkuat wisata gastronomi Indonesia. Kuliner Jogja menjadi contoh makanan yang memiliki cerita dan filosofi.
BPBD Kota Jogja mendorong pengaktifan kembali kentongan sebagai alat peringatan dini bencana berbasis masyarakat saat komunikasi terganggu.
BGN membuka ruang bagi mitra MBG mengganti yayasan yang dinilai tak berkontribusi. Mitra dapat mengajukan yayasan baru melalui portal registrasi.
Kesehatan ginjal anak perlu dijaga sejak dini. Simak tujuh cara merawat ginjal anak untuk membantu mencegah masalah kesehatan di kemudian hari.
Prakiraan cuaca Jogja Minggu 4 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 33°C, sementara Kulon Progo cerah.