Jadwal DAMRI Jogja-YIA 2026, Tarif Rp80 Ribu Tanpa Ribet
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Tangkapan layar kabar yang menyebutkan 35 destinasi wisata di DIY Jateng sudah beroperasi. /Ist.
Harianjogja.com, SLEMAN- Baru-baru ini beredar kabar di media sosial terkait 35 destinasi wisata di wilayah DIY dan sekitarnya yang sudah beroperasi. Dinas Pariwisata pun meluruskan kabar bohong tersebut.
Sejumlah akun media sosial menyebarkan kabar 35 destinasi wisata di Jogja-Magelang sudah beroperasi sejak 22 September lalu. Sebanyak 27 destinasi berada di wilayah DIY dan delapan lainnya di wilayah Jawa Tengah.
Selain destinasi wisata yang sudah mendapatkan izin untuk beroperasi, seperti Tebing Breksi, Hutan Pinus, Candi Prambanan, Ratu Boko dan GL Zoo, ditambahkan sejumlah destinasi yang juga dibuka. Seperti Jeep Lavatour Merapi, The Lost Wordl Castle, Mini Zoo dan sejumlah destinasi lainnya di DIY.
BACA JUGA : Uji Coba Pembukaan Wisata, Warga Dapat Mengais Rezeki
Menanggapi kabar tersebut, Kepala Dispar Sleman Suparmono menegaskan jika informasi yang menyebutkan puluhan destinasi wisata di DIY sudah beroperasi itu bohong (hoaks). Dia menyebut, untuk wilayah Sleman baru tiga destinasi wisata yang baru mendapatkan izin untuk diujicobakan.
"Baru tiga objek wisata di Sleman yang mendapatkan izin dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Tebing Breksi, Merapi Park dan Ratu Boko. Lainnya belum," kata Suparmono, Kamis (23/9/2021).
Untuk Tebing Breksi, lanjutnya, sudah diujicoba sejak pekan lalu dan Merapi Park ujicoba baru digelar Kamis pekan ini dan Ratu Boko, uji coba baru akan dilakukan pada Jumat (24/9). "Jadi kalau ada informasi di luar tiga destinasi tersebut, saya pastikan itu informasi hoaks," terangnya.
Dispar, lanjut dia, sudah meminta agar destinasi lainnya untuk menahan diri dan tidak beroperasi lebih dulu sebelum mendapatkan izin. Untuk pengawasan di lapangan, katanya, akan dilakukan oleh Satgas. Dia berharap agar pelaku wisata bersabar karena objek wisata akan dibuka secara bertahap.
"Jadi tetap kami pantau. Kalau ada yang beroperasi sebelum mendapatkan izin, kami ingatkan. Kami berharap agar semua bisa bersabar," katanya.
BACA JUGA : Wisata di Sleman Mulai Bergeliat
Hal senada disampaikan Kepala Dispar DIY, Singgih Raharjo. Ia menyatakan jika di DIY baru tujuh destinasi wisata yang mendapatkan izin dari Kemenparekraf untuk diujicoba. Tiga destinasi baru diujicoba beroperasi pekan lalu meliputi Hutan Pinus Sari Mangunan, GLZoo dan Tebing Breksi.
Sementara empat destinasi wisata lainnya, sedang dilakukan ujicoba. Seperti Merapi Park, Candi Ratu Boko di Sleman dan Seribu Batu serta Hutan Pinus Pengger di Bantul. "Kami terus lakukan penataan dan siapkan seiring penurunan level PPKM. Kami berharap untuk destinasi lainnya bersabar. Tunggu sampai izin dari Kemenparekraf turun," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.