Marbot di Sleman Dapat Santunan BPJamsostek Rp42 Juta di Milad DMI
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Ilustrasi kelapa sawit/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA- Ketua PGRI DIY, Kadarmanta Baskara Aji mendorong guru dan siswa untuk belajar dan memahami perkebunan dan pemanfaatan kelapa sawit. Sebab selama ini banyak informasi dan persepsi yang salah mengenai perkebunan sawit.
"Mungkin selama ini yang menarik mitosnya, tetapi fakta tentang kelapa sawit itu yang perlu diketahui bersama," kata Aji pada kegiatan Palm Oil Edutalk bertema Kupas Tuntas Mitos dan Fakta Kelapa Sawit yang digelar secara virtual, melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Selasa (28/9/2021).
Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) DIY untuk promosi positif kelapa sawit kepada insan pendidikan. Sejumlah narasumber yang mengisi antara lain Plt. Direktur Kemitraan BPDPKS Edi Wibowo, Bidang Sustainability Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Bandung Sahari, Bidang SDM dan Internasional DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Djono Albar Burhan.
Aji berharap agar para guru dan siswa dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mengetahui secara mendalam tentang fakta objektif kelapa sawit. PGRI DIY, mendukung kegiatan tersebut agar tidak ada salah persepsi terhadap perkebunan dan pemanfaatan kelapa sawit. "Selama ini sangat banyak informasi yang didapat para siswa dan guru tentang kelapa sawit yang itu kemungkinan besar ada informasi yang salah," katanya.
Menurut Aji, kelapa sawit merupakan komoditas yang memberikan devisa bagi negara dan memberikan dorongan besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. “Dan juga PDRB yang tentu akan membuat kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik” ungkapnya.
Baca juga: Banyak Pelaku Wisata Bantul Gagal Kantongi Sertifikat CHSE
Ia mengimbau siswa yang berperan dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dapat dikenalkan dengan perkebunan dan industri kelapa sawit agar bisa menyosialisasikan informasi positif kelapa sawit di lingkungan sekolah sehingga semua peserta didik memiliki persepsi yang benar tentang kelapa sawit.
Wakil Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY, Suherman juga mengapresiasi diskusi tersebut. Dia berharap para siswa sebagai generasi muda bisa mendapatkan informasi yang detil dan ilmiah tentang kelapa sawit sehingga dapat tumbuh kembang pemikiran-pemikiran baru pengelolaan potensi kekayaan alam Indonesia.
"Guru dapat berperan menjadi motivator dan PGRI sebagai fasilitator, sementara siswa dapat menerima dengan baik informasi tentang sawit yang objektif. Sehingga menjadi satu sinergi yang sangat baik sekali," kata Suherman.
Wakil Ketua PGRI DIY Sudarto mengatakan informasi tentang kelapa sawit dapat menjadi bagian dari kurikulum pembelajaran di instansi pendidikan. Kalaupun tidak memungkinkan, lanjutnya, maka materi kelapa sawit bisa menjadi suplemen dalam mata pelajaran tertentu. "Kita sesuaikan dengan ciri khas mata pelajaran masing-masing di tingkat sekolah,” kata Sudarto.
Meskipun berkontribusi besar terhadap kehidupan masyarakat dunia dan perekonomian nasional, katanya, kelapa sawit masih saja menghadapi banyak tantangan. Selain persaingan ekonomi global, maraknya isu-isu negatif dan belum dipahaminya manfaat kelapa sawit secara menyeluruh menjadi tantangan yang harus segera diselesaikan di dalam negeri.
"Tidak hanya berdampak pada munculnya persepsi negatif di masyarakat awam, stigma negatif sawit ini secara terstruktur juga menyasar generasi muda dan peserta didik di sekolah," katanya. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Prabowo menargetkan Indonesia berhenti impor minyak dan LPG dalam tiga tahun dengan pembangunan PLTS 100 GWp dan penguatan energi nasional.
Kekeringan Sukoharjo meluas. Sebanyak 3.300 jiwa dan tiga sekolah di sembilan desa terdampak krisis air bersih.
Prabowo menegaskan pemerintah harus memberantas korupsi hingga akar-akarnya dan menghentikan kebocoran keuangan negara demi kepentingan rakyat.
Penumpang KA jarak jauh di Daop 6 Jogja naik 23% saat libur Maulid Nabi. Total 47.833 penumpang tercatat hingga Selasa siang.
China menolak ikut kampanye sanksi AS terhadap Iran. Beijing memilih mempertahankan hubungan dengan Teheran karena kepentingan energi dan strategis.