Beasiswa BCA Dibuka! Kuliah Gratis, Uang Saku dan Lulus Langsung Kerja
BCA buka Beasiswa PPBP & PPTI 2027. Kuliah gratis 2,5 tahun, uang saku, asrama, laptop, dan peluang kerja. Pendaftaran hingga 20 Oktober 2026. Cek syaratnya!
Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, saat peresmian Desa Sadar Kerukunan./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL - Padukuhan Karanggede, Kalurahan Pendowoharjo, Sewon, Bantul resmi menjadi Desa Sadar Kerukunan, Rabu (29/9/2021).
Peresmian Desa Sadar Kerukunan dilakukan langsung oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, didampingi Wakil Gubernur DIY Paku Alam X, Kakanwil Kemenag DIY Masmin Afif, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, di Pendopo Parasamya II komplek kantor Bupati Bantul.
Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas berharap dengan peresmian desa sadar kerukunan, maka kerukunan antarumat beragama bisa terus ditumbuhkan kembali. "Kita sadar jika kita ini beragam, berbeda. Yang berbeda justru jadi kekuatan. Ini sejarah bangsa kita. Dan, sekarang kami tumbuhkan kembali melalui desa sadar kerukunan," kata Yaqut usai peresmian.
Sementara Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyatakan jika keberadaan desa sadar kerukunan yang ada di Pendowoharjo adalah kali pertama d Indonesia. Hal ini sesuai dengan visi Pemkab Bantul yaitu mewujudkan masyarakat Bantul yang harmonis, sejahtera dan berkeadilan.
Baca juga: Rencana Pendirian Toko Berjejaring di Sleman Kembali Ditolak Warga
"Dan, Alhamdulillah, Pendowoharjo yang mewakili Kabupaten Bantul mewakili desa sadar kerukunan karena di sana ada Masjid, ada gembala baik [kesusteran], ada gereja dan ada pura. Dan selama ini tidak pernah ada masalah, masyarakat di sana guyub rukun dan tidak mempermasalahkan keyakinan masing-masing," katanya.
Oleh karena itu, Halim berharap ke depan seluruh desa di Kabupaten bantul adalah desa yang sadar kerukunan.
"Karena tidak boleh ada satupun pihak yang mengklaim lebih berhak atas negara, lebih berhak atas daerah dan pak menteri sudah menegaskan soal itu. Mudah-mudahan Bantul ini meneguhkan dirinya sebagai kota toleransi diantara keragaman yang ada," harapnya.
Halim menyatakan keberadaan gerakan anti toleransi di Bantul harus disikapi dengan tegas karena itu tidak sesuai dengan Pancasila. "Dan, mudah-mudahan tidak terjadi lagi," ucapnya.
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag DIY, Arief Gunadi, mengatakan, Karanggede dipilih karena memiliki empat tempat ibadah, yakni Susteran Gembala Baik Hati, Pura, Masjid, dan Gereja Kristen.
"Masyarakat Pedukuhan Karanggede hidup rukun berdampingan, saling menghormati dan menghagai serta tidak pernah timbul gesekan dalam pelaksanaan ibadah keagamaan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BCA buka Beasiswa PPBP & PPTI 2027. Kuliah gratis 2,5 tahun, uang saku, asrama, laptop, dan peluang kerja. Pendaftaran hingga 20 Oktober 2026. Cek syaratnya!
Sabar/Reza lolos ke 16 besar Japan Open 2026 setelah drama 3 gim. Kemenangan dramatis ini modal berharga hadapi babak selanjutnya
Harga pupuk dan pestisida di Sleman naik akibat bahan baku impor. Pedagang menekan margin keuntungan demi menjaga harga tetap terjangkau bagi petani.
Stefano Lilipaly resmi turun kasta ke Semen Padang FC untuk Championship musim 2026/2027. Simak ambisi besar Kabau Sirah untuk langsung promosi ke Super League.
Ekspor Kulonprogo menunjukkan tren positif pada semester I 2026. Ekspor wig naik 57 persen, sementara gula semut tetap menjadi komoditas unggulan yang diburu.
Prancis tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah 0-2 dari Spanyol. Kylian Mbappe menjadi sorotan dan mendapat kritik tajam dari media Prancis.