Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Irwansyah Putra
Harianjogja.com, SLEMAN-Menurunnya jumlah pasien positif Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir membuat sejumlah selter isolasi di Sleman nyaris kosong. Merespons hal ini, Pemkab Sleman akan mengevaluasi keberlanjutan sejumlah selter yang dikelola Pemkab Sleman.
Kepala Dinas Sosial Sleman, Eko Suhargono, menjelaskan meski kondisinya hampir kosong oleh pasien positif Covid-19, sejumlah selter yang dikelola Pemkab Sleman saat ini masih beroperasi. “Masih aktif. Baru akan evaluasi dengan Dinas Kesehatan maupun BPBD [Badan penanggulangan Bencana Daerah],” ujarnya, Selasa (5/10/2021).
Sampai saat ini setidaknya ada sebanyak lima selter yang dikelola oleh Pemkab Sleman, yakni Unisa, Asrama Haji, Rusunawa Gemawang, Asrama UII dan FIAT UGM. Untuk kelima selter ini, Dinas Sosial Sleman berperan menyuplai makanan.
Di semua selter kata dia, kondisinya hampir sama yakni nyaris kosong. Ia mencontohkan seperti Asrama Haji hanya terisi dua, Rusunawa Gemawang terisi satu, UII dan Unisa kosong. “Itu kan perlu evaluasi karena yang terkontaminasi kan sekarang itu untuk Sleman sudah di bawah 25 orang,” katanya.
BACA JUGA: Meski Penularan Covid Sudah Terkendali, PPKM DIY Belum Turun Level
Selain tingkat penularan yang sudah semakin kecil, keterisian selter yang rendah juga disebabkan oleh pasien positif Covid-19 yang lebih memilih isolasi mandiri ketimbang isolasi di selter, lantaran kondisinya yang tidak bergejala berat.
Dengan kondisi selter tersebut, ia mengungkapkan tidak menutup kemungkinan selter akan ditutup. “Ya untuk sementara nanti diberhentikan dulu nanti baru kalau memang ada [peningkatan pasien] nanti diisi [diaktifkan] kembali,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 23 Mei 2026 didominasi hujan ringan di Jogja, Sleman, Bantul, dan Kulon Progo.
Film Jangan Buang Ibu karya Leo Pictures akan menggelar Gala Premiere di 20 kota termasuk Yogyakarta sebelum tayang 25 Juni 2026.
Fathul Wahid bukan dikenal sebagai penyair. Dia akademisi, Guru Besar Sistem Informasi, dan Rektor UII. Justru karena itulah puisinya terasa menarik.
DSI resmi jadi BUMN baru pengelola ekspor SDA. Siap kendalikan sawit, batu bara, dan ferro alloy mulai 2026.
Simak cara menyalakan genset saat listrik padam dengan aman agar terhindar dari korsleting dan kerusakan mesin.