Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, KULONPROGO--Sebanyak 50 atau sekitar 80 persen sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah Kulonprogo telah melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM). Sekolah yang dinyatakan lolos kriteria penerapan protokol Covid-19 diberikan izin untuk menggelar PTM.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kulonprogo Arif Prastowo mengatakan dari total 65 SMP negeri dan swasta di wilayah Bumi Binangun, 50 sekolah di antaranya telah diberikan izin untuk menggelar PTM.
"Artinya, sudah sekitar 80 persen sekolah jenjang SMP sudah dinyatakan memenuhi syarat-syarat untuk menggelar PTM. Sekolah dinyatakan sudah mampu menerapkan prosedur penerapan protokol pencegahan penularan Covid-19 secara baik," kata Arif pada Minggu (10/9/2021).
Sementara itu, penerapan PTM di jenjang SD maupun pendidikan anak usia dini (PAUD) masih dalam tahap verifikasi sekolah. Jika penerapan protokol pencegahan penularan Covid-19 di jenjang SMP masuk kategori baik, tidak menutup kemungkinan penerapan PTM juga akan dilakukan di level SD, TK, maupun PAUD.
BACA JUGA: Tinju PON Papua Rusuh, Begini Tanggap Chris John..
"Upaya evaluasi tetap kami lakukan di level SMP negeri maupun swasta. Evaluasi dilakukan setiap dua pekan sekali. Sekolah kami minta untuk senantiasa menerapkan prosedur penerapan protokol pencegahan penularan Covid-19 secara ketat," terang Arif.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo Fajar Gegana mengatakan penerapan aplikasi peduli lindungi di sekolah rencananya akan dilaksanakan secara bertahap.
"Dikarenakan penerapan aplikasi peduli lindungi merupakan kebijakan dari pemerintah pusat ya. Jadi, kami masih menunggu infrastruktur aplikasi peduli lindungi agar bisa diterapkan di sekolah-sekolah yang ada di wilayah Kulonprogo," terang Arif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Pemerintah siapkan jutaan lapangan kerja dari hilirisasi, pangan, hingga ekonomi hijau. Ini sektor paling menjanjikan.
Kemenhub dorong Kertajati jadi pusat MRO nasional. Bandara ini diproyeksikan jadi hub penerbangan dan logistik.
PDAM Sleman petakan wilayah rawan air saat kemarau 2026. Godean hingga Pakem berpotensi alami tekanan rendah.
9 WNI relawan Gaza dibebaskan dari Israel. Pemerintah pastikan mereka dalam perjalanan pulang ke Indonesia.
Polres Bantul sita 256 botol miras ilegal dari tiga lokasi. Tiga pelaku diamankan dalam operasi dua hari.