Putus 2 Tahun Diterjang Banjir, Jembatan Dodogan-Pokoh Diperbaiki
Jembatan Dodogan-Pokoh di Bantul mulai diperbaiki setelah putus akibat banjir bandang. Proyek senilai Rp1,9 miliar ditargetkan selesai Desember 2026.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Seorang peserta PON Papua asal Jogja yang terkonfirmasi Covid-19 dilaporkan kembali ke wilayahnya sebelum menyelesaikan masa isolasi mandiri di lokasi setempat. KONI DIY memastikan bahwa atlet yang disebutkan itu telah dilakukan pemeriksaan tes PCR dan hasilnya negatif Covid-19.
"Setelah saya cek sesudah yang bersangkutan sampai di Jogja, kemudian isolasi di hotel dan telah PCR alhamdulillah hasilnya negatif," kata ketua KONI DIY, Djoko Pekik, Selasa (12/10/2021).
Djoko menyebutkan bahwa, total ada sebanyak 128 orang atlet dan kontingen dari DIY yang bertarung di PON Papua. Dua diantaranya dilaporkan terkonfirmasi Covid-19 yakni satu orang pelatih dari cabang olahraga (cabor) sepatu roda dan satu lagi berasal dari atlet cabor balap motor. Dia memastikan bahwa keduanya telah negatif Covid-19 saat tiba di Jogja.
"Kemarin memang ada atlet balap motor ya yang positif Covid-19 di PON Papua, dan mereka bertanding di Merauke dan setelah melakukan isolasi serta perawatan, mereka sudah negatif dan bisa segera pulang ke Jogja jadi hanya dua kasus saja, dan atlet balap motor yang lain sudah pulang semuanya," katanya.
Dia menjelaskan, atlet yang dilaporkan positif Covid-19 itu sebelum sampai di Jogja sudah dikoordinasikan agar dijemput. Penanganan dilakukan satu pintu agar tidak menimbulkan sebaran lain di wilayah Jogja. "Kita sudah berkoordinasi dengan tim penjemputan yang ada di Jogja sehingga sampai di Jogja yang bersangkutan kita tes PCR, sekarang sudah ditangani dan isolasi mandiri," ujarnya.
Kasus sebaran Covid-19 kepada atlet, pelatih maupun kontingen lain asal DIY diklaim Djoko tidak sempat meluas. Satgas Penanganan Covid-19 setempat serta official telah melakukan penanganan kepada peserta PON Papua yang terkonfirmasi Covid-19. Peserta asal DIY dari beberapa cabor bahkan telah pulang ke Jogja setelah selesai bertanding.
"Sementara untuk yang lain baik atlet, pelatih dan semua kontingen dalam keadaan sehat dan baik bahkan beberapa cabang seperti sepatu roda, polo air, kemudian gantole sebagian besarnya juga sudah pulang dan sampai ke Jogja," ujarnya.
Satgas Penanganan Covid-19 Nasional meminta agar pemerintah daerah menjalankan addendum kedua surat edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 17 Tahun 2021 Tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19. Dalam addendum ketentuan F menyebutkan seluruh kontingen PON Papua yang ikut di kegiatan PON seminimalnya dalam kurun waktu tujuh hari wajib menjalankan protokol kesehatan pada saat kedatangan di tempat asal tujuannya.
BACA JUGA: Kasus Suap Bupati Nganjuk, Saksi: Ada Kresek Hitam Berisi Uang
Sebelumnya, Menkes RI, Budi Sadikin Gunadi menyatakan bahwa ada sebanyak tujuh atlet yang sebelumnya sudah teridentifikasi Covid-19 berhasil keluar dari tempat isolasi sebelum selesai masa isolasinya yaitu selama lima hari. Para atlet tersebut yaitu satu orang ke Tarakan Provinsi Kalimantan Utara, dua orang ke Jambi, tiga orang ke Sidoarjo Jawa Timur dan satu orang ke Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Dodogan-Pokoh di Bantul mulai diperbaiki setelah putus akibat banjir bandang. Proyek senilai Rp1,9 miliar ditargetkan selesai Desember 2026.
Mazda meluncurkan All-New CX-5 di GIIAS 2026 dengan desain baru, fitur keselamatan lebih lengkap, dan harga mulai Rp599 juta.
Uni Eropa menyerukan penguatan perbatasan setelah krisis migrasi di Ceuta, sementara hampir 70.000 imigran telah kembali ke Maroko.
Kejagung menggeledah rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru dan menyita dokumen terkait penyidikan dugaan TPPU.
Real Madrid gagal mempertahankan keunggulan dua gol dan bermain imbang 2-2 melawan Fiorentina pada laga uji coba pramusim di Austria.
Penguatan mental dan spiritual menjadi fokus pembangunan Sleman yang ditegaskan Harda Kiswaya saat pengajian Hari Bermuhammadiyah di Pakem.