Pilur Serentak Gunungkidul, 91 Calon Bertarung di 31 Kalurahan
Sebanyak 91 calon mengikuti Pilur serentak Gunungkidul di 31 kalurahan. Sebanyak 23 calon merupakan lurah petahana.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Jumlah RT di Gunungkidul yang masuk zona hijau Corona terus bertambah. Hal ni tak lepas makin terkendalinya penyebaran virus Corona di masyarakat.
Data dari Dinas Kesehatan Gunungkidul yang dikeluarkan Selasa (12/10/2021), dari total 6.854 RT, yang masuk zona hijau corona ada sebanyak 6.813 RT. Jumlah ini bertambah sebanyak 17 RT dibandingkan dengan pendataan peta zonasi kerawanan corona satu minggu lalu yang mencapai 6.796 RT.
Bertambahnya RT yang masuk zona hijau, maka secara otomatis mengurangi jumlah peta zona kuning di Gunungkidul. Hasil pendataan satu minggu lalu dilaporkan ada 58 RT di zona kuning, tapi sekarang menyisakan 41 RT.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, untuk RT zona oranye atau merah sudah tidak ada. Sedangkan untuk zona hijau, berdasarkan pendataan terbaru menunjukan penambahan.
“Zona hijaunya bertambah 17 sehingga menjadi 6.813 RT. Sedangkan untuk zona kuning tinggal 14 RT,” kata Dewi, Selasa.
Menurut dia, bertambahnya RT di zona hijau tak lepas dengan makin terkendalinya penularan virus corona di Gunungkidul. Sebagai gambaran, pada Selasa ada penambahan empat kasus sehingga total berjumlah 17.847 warga yang dinyatakan positif corona. Sedangkan untuk kesembuhan, ada tambahan tujuh sehingga total 16.762 orang.
BACA JUGA: Lakukan Ini untuk Menghindari Penyakit Jantung
“Untuk yang meninggal dunia tidak ada penambahan, tapi secara keseluruhan ada 1.024 kasus,” ungkapnya.
Meski penambahan kasus positif relative kecil, Dewi berharap kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati tentang potensi penularan. Selain program vaksinasi yang terus digencarkan, upaya pencegahan dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. “Tidak boleh abai karena dengan berdisiplin, maka potensi penularan bisa lebih ditekan,” katanya.
Sebelumnya, Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan, seharusnya PPKM sudah memasuki level dua. Namun dikarenakan aglomerasi di wilayah DIY, untuk sekarang masih di level tiga.
Ia pun berkomitmen untuk menurunkan pemberlakuan PPKM. Salah satunya dengan program percepatan vaksinasi corona. diharapkan dengan semakin banyak warga yang divaksin, maka risiko penularan dapat ditekan serta PPKM jug segera turun.
“Vaksinasi terus dilakukan dengan melibatkan TNI, Polri, BIN hingga pihak swasta,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 91 calon mengikuti Pilur serentak Gunungkidul di 31 kalurahan. Sebanyak 23 calon merupakan lurah petahana.
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Partai Gema Bangsa bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah di Jogja membahas desentralisasi politik dan target Pemilu 2029.
Dugaan politik uang muncul di Pilur Panggungharjo. Calon lurah melapor, sementara panitia mengingatkan fakta integritas dan mekanisme penanganan.
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.