Mako Brimob Gunungkidul Mulai Dibangun, Ditarget Rampung Desember
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Truk tronton dengan pelat nomor B 9287 TFU terguling di ruas jalan provinsi tepatnya di tanjakan Krikilan di Kalurahan Candirejo, Semin, Kamis (14/10/2021)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dua truk tronton kecelakaan di ruas jalan provinsi di Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin, tepatnya di Tanjakan Krikilan, Kamis (14/10/2021).
Tidak ada korban dalam peristiwa ini. Kecelakaan pertama terjadi pada tronton dengan nomor polisi B 9287 TFU. Diperkirakan kendaraan ini tergelincir pada Kamis sekitar pukul 01.00 WIB. Akibat kejadian ini, talut yang baru selesai dibangun ambrol dan tronton terguling ke ladang milik warga.
BACA JUGA: Meresahkan! Pria Paruh Baya Merancap di Hadapan Perempuan di Embung Tambakboyo
Kecelakaan kedua menimpa tronton pengangkut baja ringan AD 9236 BV pada Kamis sekitar pukul 11.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun kerugian diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Salah seorang warga Candirejo, Mursidi mengatakan lokasi kecelakaan tunggal yang melibatkan dua tronton hanya berjarak sekitar 30 meter. Lokasi kejadian berada di Tanjakan Krikilan. “Truknya masih ada dan belum dievakuasi hingga sekarang,” katanya.
Menurut dia, adanya kecelakaan ini menjadi tontotan warga. Kondisi lalu lintas masih lancar dikarenakan kedua kendaraan terguling ke ladang milik warga.
“Memang ada buka tutup jalan dikarenakan perbaikan jalan masih berlangsung. Tapi, untuk tronton yang tergelincir tidak mengganggu karena terperosok ke ladang,” katanya.
Kapolsek Semin, AKP Arif Heriyanto mengatakan sudah menerjunkan petugas untuk melakukan pemeriksaan. Hasilnya, sopit tronton dengan pelat nomor B 9287 TFU dicari karena di lokasi hanya ada kendaraannya.
“Masih dicari sopirnya sehingga kami belum tahu kronologinya. Kemungkinan kecelakaan terjadi sekitar 01.00 WIB,” katanya.
Untuk kecelakaan kedua, Arif menduga tronton yang membawa baja ringan tak kuat menanjak sehingga berjalan mundur dan tergelincir di area perkarangan milik warga. “Meski ada kerusakan, tetapi tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” katanya.
Ruas jalan yang berbatasan dengan wilayah Jawa Tengah itu sedang dicor. Selama perbaikan berlangsung, ada papan peringataan agar kendaraan yang penuh muatan berat sementara waktu tidak melintas. Hal ini bertujuan memperlancar proses perbaikan jalan.
BACA JUGA: Update 14 Oktober: Covid-19 DIY Bertambah 34 Kasus
Arif pun mengakui kedua sopir tidak mengindahkan seruan dari papan peringatan yang dipasang. “Buktinya tetap lewat dan akhirnya malah terjadi kecelakaan,” katanya.
Dia menduga, sopir tidak mengindahkan seruan ini karena tidak ingin kehilangan banyak waktu. Pasalnya, jika melintas di jalur lain maka akan memutar dan membutuhkan waktu yang lebih lama. “Inginnya cari jalur yang singkat sehingga dipaksakan tetap melintas di jalan yang sedang diperbaiki,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 28 September 2026, lengkap dengan 10 jadwal keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.