Bedah Buku Jadi Ruang Literasi dan Penguatan Karakter Anak
DPAD DIY dan DPRD DIY menggelar bedah buku di Sleman untuk memperkuat karakter anak, meningkatkan literasi, dan mencegah kenakalan remaja.
Penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) diserahkan Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi DIY Arif Wibawa kepada Bupati Gunungkidul Sunaryanta di kantor Sekretariat Pemkab Gunungkidul, Kamis (15/10). (ist/Pemkab Gunungkidul)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Gunungkidul kembali meraih penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kali keenam secara berturut-turut dari Kementerian Keuangan. Piagam yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tersebut diberikan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gunungkidul, diterima Bupati Sunaryanta di Ruang Rapat Nayottama, Sekretariat Pemkab Gunungkidul,Kamis (15/10).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi DIY Arif Wibawa. WTP sebagai bentuk penghargaan penyelenggaraan prinsip akuntansi keuangan dengan baik atas kewajaran informasi keuangan yang telah memenuhi empat kriteria meliputi kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan efektivitas sistem pengendalian intern.
Pemerintah telah melakukan sesuai dengan kaidah-kaidah pengelolaan keuangan dengan baik. Hal ini berdampak pada kepercayaan dari para investor. "Semoga dengan diraihnya WTP akan semakin lebih baik lagi," kata Arif seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Jumat (15/10).
Bupati Sunaryanta seusai menerima sertifikat WTP mengucapkan terima kasih, hal ini merupakan bentuk penghargaan atas prestasi dan kinerja seluruh pegawai.
"[Penghargaan ini adalah] bentuk nyata kinerja ASN akan kapabilitas dan keseriusan," kata Bupati karena pengelolaan keuangan merupakan bagian dari tantangan, namun dengan diperolehnya WTP merupakan bentuk prestasi dari kapabilitas seluruh pegawai.
Hadir dalam penyerahan sertifikat WTP Bupati Sunaryanta; Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi DIY Arif Wibawa; Sekretaris Daerah (Sekda) Drajad Ruswandono; Asisten I Siti Isnaini Dekoningrum; Kepala Bappeda Sri Suhartanta; Kepala BKAD Saptoyo dan Kabid KPK DIY. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPAD DIY dan DPRD DIY menggelar bedah buku di Sleman untuk memperkuat karakter anak, meningkatkan literasi, dan mencegah kenakalan remaja.
Polresta Banyumas memeriksa sedikitnya 10 saksi untuk mengusut ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest yang melukai sekitar 83 penonton.
Galaxy Watch Ultra2, smartwatch yang memadukan fitur pendukung aktivitas luar ruang dengan insight kesehatan berbasis AI melalui Samsung Health.
ESDM menyatakan Indonesia masih bertahan dalam survival mode menghadapi gejolak harga minyak dunia akibat konflik geopolitik.
KAI Daop 6 Jogja masih mencatat 14 pelintasan liar hingga Juli 2026. Delapan titik ditutup tahun ini, total 42 perlintasan ditutup sejak 2023.
Survei SMRC menunjukkan hanya 15,7% masyarakat menilai ekonomi Indonesia baik, sementara penilaian negatif terhadap ekonomi dan hukum meningkat.