Cabai Rawit di Sleman Rp70.000 per Kg, Disperindag Sebut Belum Ada Kelangkaan
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.
Petugas memberikan arahan kepada pengunjung di Pantai Parangtritis, Minggu (14/2/2021). /Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL - Komisi B DPRD Bantul yang membidangi sektor pariwisata mewanti-wanti masyarakat untuk tidak euforia atas dibukanya kembali destinasi wisata. Dinas Pariwisata dan pelaku wisata diminta menyiapkan sarana penunjang protokol kesehatan agar tidak terjadi klaster dari sektor pariwisata.
Ketua Komisi B DPRD Bantul, Wildan Nafis khawatir bila terjadi lonjakan di destinasi wisata. Hal itu merujuk pada penutupan wisata yang sebelumnya pernah terjadi.
"Kan sudah lama tempat wisata itu di tutup. Sehingga berdasarkan pengalaman beberapa waktu ini ditutup, itu ternyata antusias masyarakat untuk berpariwisata itu besar," tuturnya pada Kamis (21/10/2021).
Ditambahkan Wildan dengan adanya pembukaan wisata ini masyarakat jangan sampai terlalu euforia berwisata. Karena menurutnya pandemi masih ada di tengah-tengah masyarakat saat ini. "Ini belum selesai, ini juga masuk ada klaster-klaster baru," imbuhnya.
Baca juga: Ingat! Bus Wisata Masuk Jogja Harus Kantongi Tiket dari Terminal Giwangan
"Untuk itu para pelaku wisata, terus para wisatawan harus tetap menjaga prokes. Kepada dinas terkait dan para pelaku wisata harus menyediakan sarana prasarana untuk prokes," tandasnya.
Wildan tidak ingin sampai ada klaster kembali akibat prokes yang tidak diterapkan di destinasi wisata. Karena dampaknya bila terjadi klaster, pariwisata bisa ditutup kembali dan akan merugikan para pelaku wisata. "Jangan sampai dengan sekarang dibukanya wisata ini nanti meledak lagi [kasusnya], ada klaster-klaster baru lagi. Klaster wisata. Ini yang akan berdampak nanti naik lagi level PPKM-nya," tuturnya.
"Masyarakat dan pelaku wisata jangan sampai euforia. Boleh membuka tempat wisatanya silahkan. Karena pemulihan ekonomi harus kita laksanakan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.
Rusia memperingatkan NATO bahwa aktivitas militer di sekitar Kaliningrad meningkatkan risiko konflik bersenjata langsung.
Dinsos PPPA Kulonprogo menemukan pensiunan ASN menerima bansos. Penerima yang tidak layak diminta sadar dan dapat diganti sesuai kondisi.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
MK menyatakan permohonan hak mempertahankan nomor HP saat berganti operator atau MNP tidak dapat diterima karena dinilai kabur.
Disdik Sleman menyebut laporan SD Negeri Ledoknongko tidak mencantumkan siswa sebagai ABK, berbeda dengan informasi awal kepolisian.