30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul meminta masyarakat mewaspadai bencana hidrometeorologi seperti banjir, luapan sungai, tanah longsor, dan angin kencang, pada musim hujan ini.
Hujan lebat disertai angin kencang pada Rabu (3/11/2021) lalu menyebabkan pohon tumbang dan tanah longsor. Pohon tumbang terjadi di wilayah Bangunharjo, Kapanewon Sewon.
BACA JUGA: Korupsi di Kalurahan di Gunungkidul Makin Marak, Kini Ada Proyek Fiktif di Getas Playen
Sementara tanah longsor terjadi di tiga titik di Kapanewon Banguntapan, yakni di Kalurahan Banguntapan dua titik dan Kalurahan Baturetno satu titik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Sekretaris BPBD Bantul Agus Yuli meminta warga yang tinggal di kawasan rawan longsor berhati-hati. “Diusahakan untuk mengungsi sementara ke tempat saudara yang paling aman,” kata Agus, Kamis (4/11/2021).
Dia mencatat sejumlah wilayah yang rawan longsor dan banjir seperti di Sumbermulyo Bambanglipuro, Banguntapan Banguntapan, Mangunan Dlingo, Jatimulyo Dlingo, Girirejo Imogiri, Wukirsari Imogiri, Selopamioro Imogiri, Trimulyo Jetis, Tirtonirmolo Kasihan, Parangtritis Kretek, Donotirto Kretek, Srimulyo Piyungan, Sitimulyo Piyungan, Wonolelo Pleret, Pleret Pleret, Seloharjo Pundong, Gadinsari Sanden, Pajangan Sedayu, Bangunharjo Sewon, Pendowoharjo Sewon, dan Poncosari Srandakan. Selain itu terdapat wilayah-wilayah rawan luapan Sungai Winongo, Gajahwong, Oya, Boyong, Code, Gawe, Opak, dan saluran irigasi.
Agus Yuli juga meminta masyarakat yang memiliki pohon tinggi dan rimbun agar segera memangkasnya supaya tidak membahayakan. “Pohon yang sudah tua ditebang dan diganti pohon baru,” ujar dia.
BACA JUGA: 5 Petugas Lapas Pakem Diperiksa karena Terlalu Berlebihan Tegakkan Kedisiplinan
Masyarakat juga diminta tidak membuang sampah sembarangan di sungai dan saluran air hujan supaya tidak menimbulkan penyumbatan yang berpotensi menyebabkan banjir.
BPBD Bantul baru mengecek early warning system (EWS) tanah longsor yang terpasang di Dlingo, Piyungan, Pleret, dan Imogiri. EWS antisipasi tsunami di pantai selatan juga diperiksa. Agus Yuli belum mengetahui kondisi masing-masing EWS. “Ini masih dalam proses pengecekan,” kata Agus Yuli.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Pemerintah masih menunggu usulan DPR soal presidential threshold dalam revisi UU Pemilu sebelum menentukan sikap terkait aturan pencalonan presiden.
UGM menyiapkan penonaktifan sementara 10 mahasiswa terduga pelaku KBGO di Fakultas Teknik selama 1,5 bulan.
Kopdes Merah Putih akan beroperasi setiap hari, tetapi tidak 24 jam. Agrinas menyiapkan sistem shift untuk mendukung operasional koperasi.