Ideologi Ekstrem Masuk Ruang Digital, Amir Mahmud Ingatkan Pentingnya Pancasila
Ideologi ekstrem menyasar ruang digital. Amir Mahmud menilai Pancasila, literasi, dialog dan ketahanan sosial penting menjaga persatuan bangsa.
Ilustrasi/JIBI-Bisnis.com-Himawan L Nugraha
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemda DIY hingga kini belum menerima dokumen perencanaan trase Tol Gamping-Bandara YIA di Kulonprogo. Pemda berharap dokumentasi tersebut segera rampung agar tahapan selanjutnya bisa dilaksanakan.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispetaru) DIY atau Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana Krido Suprayitno mengatakan Pemda DIY masih menunggu penyerahan dokumen perencanaan trase Gamping-Kulonprogo. "Komunikasi dan konsultasi antara Pusat dengan Pemda DIY tentunya terus dilakukan dalam penyusunan dokumen perencanaan tersebut," katanya, Kamis (4/11/2021).
BACA JUGA: Rp844 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja-Solo Sudah Dicairkan di Klaten
Krido berharap agar dokumen perencanaan yang diserahkan nanti sudah lengkap agar proses dan persiapan lainnya sudah bisa dilakukan, mulai dari pendataan awal, sosialisasi hingga keluarnya izin penetapan lokasi (IPL) untuk. "Kalau dokumen perencanaan tidak lengkap akan berdampak pada lamanya proses pendataan awal," katanya.
GM Lahan dan Utilitas PT Jogjasolo Margo Makmur (JMM) MT Amin mengatakan trase Tol Gamping-Bandara YIA masih dalam tahap finalisasi dokumen perencanaan. "Sebab sebelumnya ada usulan dari junction di Tirtoadi, jalan tol diluruskan ke selatan. Pada akhirnya, balik lagi, jalan tol dari Gamping ke Kulonprogo melewati Ring Road," katanya.
Meskipun kembali melewati Ring Road, kata Amin, tol tidak akan melewati Mlangi sehingga desain ulang dilakukan agar tidak menimbulkan konflik di masyarakat. "Trase dari Gamping ke Kulonprogo sudah tidak ada masalah lagi. Tinggal di Kulonprogo, kami harus menghindari dua makam dan mata air," katanya.
BACA JUGA: Mulai Sekarang, Area Check In Bandara YIA Bisa Diakses Semua Orang
Menurut Amin, dibutuhkan sekitar enam bulan setelah dokumen perencanaan disetujui oleh Pemda DIY hingga proses penerbitan IPL. Setelah dokumen perencanaan tersebut disetujui, Pemda DIY akan menyusun dokumen perencanaan pengadaan tanah.
"Setelah itu, Pemda DIY membentuk panitia pengadaan lahan, melakukan sosialisasi dan konsultasi publik. Kalau semua disetujui dan klir, baru IPL bisa keluar. Ya prosesnya sekitar enam bulan kalau dokumen perencanaan diserahkan bulan ini," katanya.
PT JMM masih optimistis tahap pembangunan tol masih sesuai dengan target. Meski pandemi Covid-19 memperlambat setiap tahapan, sampai saat ini pelaksaaan pengadaan dan konstruksi masih berjalan dengan baik. "Kami optimistis masih sesuai target," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ideologi ekstrem menyasar ruang digital. Amir Mahmud menilai Pancasila, literasi, dialog dan ketahanan sosial penting menjaga persatuan bangsa.
Yamaha menarik tim Monster Energy dan Prima Pramac dari MotoGP Qatar 2026 akibat situasi Timur Tengah. Empat pembalap dipastikan absen.
Penundaan cukai MBDK dinilai merugikan penerimaan negara dan upaya menekan konsumsi gula. Pemerintah menargetkan Rp1,7 triliun pada 2027.
Garudayaksa FC mengalahkan PSS Sleman 3-1 pada pekan ke-8 Super League. Brian Rubio mencetak dua gol, sedangkan Kevin Gomez mendapat kartu merah.
Magelang Ethno Carnival 2026 diikuti 40 kontingen dan menjadi puncak Magelang Flower Festival dengan transaksi Rp250 juta-Rp300 juta per hari.
Sejumlah konglomerat Indonesia berinvestasi di klub sepak bola, mulai dari Como 1907, Oxford United, US Lecce, hingga Persib Bandung.