SPMB Jateng 2026 Resmi Dibuka, Daya Tampung Baru 40 Persen
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, JOGJA--Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Jogja berencana melakukan skrining acak terhadap siswa dan guru di tiap sekolah yang sudah menjalankan pembelajaran tatap muka terbatas sebagai langkah untuk memastikan tidak ada penularan kasus.
"Nanti akan dilakukan skrining ke siswa dan guru. Pemeriksaan dengan metode tes cepat antigen. Sekarang masih dalam persiapan," kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Kamis (4/11/2021).
Menurut dia, pemeriksaan terhadap siswa dan guru tersebut perlu dilakukan untuk mendeteksi dan memastikan tidak ada penularan kasus COVID-19 dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Yogyakarta.
"Pelaksanaannya akan dilakukan di semua sekolah," katanya.
BACA JUGA: Update 4 November 2021: Covid-19 di DIY Tambah 48 Kasus, Ini Data Lengkapnya
Selain kepada siswa dan guru atau tenaga pendidik di sekolah, skrining juga direncanakan dilakukan terhadap petugas layanan umum dan petugas yang memiliki risiko tinggi terpapar COVID-19.
"Misalnya, aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di layanan umum, personel Satpol PP atau personel keamanan di Malioboro (Jogoboro)," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani mengatakan skrining acak akan diawali untuk siswa dan guru yang diharapkan sudah bisa direalisasikan secepatnya pada bulan ini.
"Akan dipilih 30 siswa dan tiga guru atau pendidik di tiap sekolah sebagai sampel yang akan menjalani tes cepat antigen," katanya.
Skrining acak tersebut akan dilakukan dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA atau sederajat.
"Skrining akan dilakukan rutin. Jadi, nanti siswa dan guru yang menjadi sampel dari tiap sekolah pun terus berubah," katanya dan berharap bisa mendapat sekitar 1.000 sampel dari pelaksanaan tes cepat antigen ke siswa dan guru tersebut.
Petugas yang akan diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan berasal dari tenaga kesehatan Puskesmas yang berada di wilayah yang sama dengan sekolah.
"Kami tentunya siap. Tinggal berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga untuk pelaksanaannya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.