Jadwal Lengkap Bus DAMRI Jogja-YIA, 28 Agustus 2026
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA - Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengaku masih akan melihat angka kenaikan pasien positif Covid-19 dalam dua hari terakhir sebelum mengambil kebijakan terkait dengan munculnya klaster takziah di Sedayu, Bantul.
Sebab, sampai saat ini Sultan mengaku belum mengetahui jika ada klaster di Bantul.
"Dua hari ini harus kita lihat dulu. Dalam arti kecenderungan turun atau tidak? Saya enggak tahu apakah ada klaster atau tidak di Bantul? Kalau memang ada klaster itu kenapa? Jika dua hari ini naik terus ya saya cut," kata Sultan, Jumat (5/11/2021).
Artinya, lanjut Sultan, harus ada penanganan. Sebab, jika ada kecenderungan angka mengalami kenaikan berarti ada penularan. Jika ada klaster dan cepat ditangani, dinilai Sultan tidak akan langsung menular.
"Kita kan ngak tahu persis ini akibat klaster atau karena jogja penuh? sehingga ada yang merah. Kita kan ngak bisa ngukur itu," jelas Sultan.
BACA JUGA: Bukannya Sedih Mobilnya Hanyut Terkena Banjir, Pria Ini Malah Santai dan Tebar Senyum
Sultan berharap masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sebab, saat ini masih pandemi Covid-19.
"Ya, hati-hati, bahwa Corona belum selesai. Nyatanya kan tiap hari ada OTG baru," ucap Sultan.
Sementara data di Satgas Covid-19 Kabupaten Bantul, hingga Kamis (4/11/2021), tercatat akibat keberadaan klaster takziah Sedayu terus meluas. Jumlah pasien Covid-19 di Kapanewon Sedayu menjadi 28, di Kapanewon Kasihan 9, Kapanewon Pajangan 6, Kapanewon Srandakan 2, Kapanewon Bambanglipuro 1 dan Kapanewon Sewon 1.
Wakil Bupati Bantul yang juga Ketua Harian Satgas Covid-19 Kabupaten Bantul, Joko Purnomo mengatakan, tidak hanya di Bantul, klaster takziah juga meluas ke beberapa kabupaten di DIY.
"Sleman jadi 53 kasus, Kabupaten Kulon Progo 4 kasus dan Kabupaten Gunungkidul 1 kasus," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Lahan hibah 30 hektare Meikarta masih diproses Kemenkeu. Rusun subsidi ditargetkan topping off akhir 2026.
CKG Lansia digelar tiap tiga bulan di 45 kelurahan Kota Jogja untuk mendeteksi dini penyakit dan memperkuat kesehatan lansia.
MK menggelar sidang pengucapan putusan atau ketetapan 17 perkara pada Jumat pukul 14.00 WIB, termasuk uji KUHP dan UU Polri.
BPH Migas menyebut distribusi B50 sejak 1 Juli 2026 berjalan lancar dan kendaraan dapat menggunakannya secara normal.
Studi Formasi Nanggulan di Kulonprogo mengungkap keunikan batuan endapan badai purba yang menarik untuk terus diteliti.