Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL-Kecelakaan terjadi di Jalan Parangtritis, tepatnya di sebelah utara simpang empat Paker, Dusun Karanggayam, Kalurahan Panjangrejo, Kapanewon Pundong, Bantul, Minggu (7/11/2021) lalu. Dalam kejadian tersebut satu orang meninggal dunia.
Korban meninggal dunia adalah Mantoyo, 43, warga Jonggrangan, Babadan, Kalurahan Bantul, Kapanewon Bantul. “Korban meninggal di lokasi kejadian dengan luka pinggang dan kaki patah. Kemudian di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati Bantul,” kata Kepala Unit Penegakan Hukum, Satlantas Polres Bantul, Iptu Maryono, Senin (8/1/2021).
Maryono menjelaskan kecelakaan maut itu bermula saat bus Hino W-7411-UA yang dikendarai oleh Arnold, 33, warga Sidokepung, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur tersebut melaju dari arah utara menuju selatan atau dari arah Jogja menuju Pantai Parangtritis dengan kecepatan sedang.
BACA JUGA: Pecah Tawuran 2 Geng Pelajar di Bantul, 1 Orang Tewas Terkena Sajam
Saat bersamaan dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Vario AB-2888-FC yang dikendarai korban. Sampai di lokasi kejadian korban dalam mengendara terlalu ke kanan hingga melebihi batas jalan. “Pengendara bus Hino tidak bisa menghindar dan menabrak motor korban hingga terjatuh dan terseret,” ujar Maryono.
Selain menyebabkan korban jiwa, kecelakaan tersebut membuat bus Hino mengalami kerusakan berupa bemper depan pecah dan kaca depan pecah. Sementara Honda Vario korban mengalami kerusakan berupa seluruh bodi ringsek.
Maryono mengimbau kepada para pengendara untuk mentaati rambu-rambu lalu lintas untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan. Dia juga meminta pengendara untuk konsentrasi dalam berkendara.
“Batasi kecepatan agar tidak melebihi batas sehingga apabila terjadi hal-hal di luar keinginan kita saat berkendara masih dapat mengendalikan dan gunakan helm SNI untuk dapat meminimalisir cedera kepala berat,” ujar Maryana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Kunjungan wisata di Bantul melonjak enam kali lipat selama libur Kenaikan Yesus Kristus 2026. Pantai Parangtritis tetap menjadi primadona wisatawan
Ketahui 4 ciri hewan kurban yang tidak sah menurut syariat Islam agar ibadah kurban Anda diterima dan sesuai ketentuan.
Umat Buddha Kulonprogo gelar Tribuana Manggala Bakti di Sungai Mudal sebagai rangkaian Waisak 2026 dengan konsep ekoteologi dan pelestarian alam.
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir