Cari Pakan Ternak, Buruh Tani Tewas Tersengat Listrik

Yosef Leon
Yosef Leon Senin, 13 Juli 2026 16:47 WIB
Cari Pakan Ternak, Buruh Tani Tewas Tersengat Listrik

Ilustrasi tersetrum listrik/magnific.com

Harianjogja.com, BANTUL—Seorang buruh tani berinisial T, 70, warga Kalurahan Srihardono, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, meninggal dunia saat mencari pakan ternak pada Senin (13/7/2026). Polisi menduga korban tersengat aliran listrik tegangan tinggi ketika memangkas ranting pohon yang berada di dekat jaringan listrik.

Hasil pemeriksaan awal kepolisian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Peristiwa tersebut diduga merupakan kecelakaan saat korban mencari pakan ternak di kawasan Jalan Joyowinoto, Dusun Paten, Kalurahan Srihardono.

Korban ditemukan warga dalam kondisi tidak bernyawa di atas pohon sekitar pukul 09.15 WIB. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti personel Polsek Pundong bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Bantul dan tenaga medis dari Puskesmas Pundong yang mendatangi lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan sejumlah saksi mengarah pada dugaan korban tersengat aliran listrik dari jaringan PLN ketika memangkas ranting pohon untuk dijadikan pakan ternak.

"Korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa di atas pohon," kata Rita.

Menurut Rita, sebelum kejadian korban memanjat pohon mandingan untuk memotong ranting. Namun, ranting yang dipotong diduga mengenai jaringan listrik sehingga arus listrik mengalir ke pohon yang sedang dipegang korban.

Akibatnya, korban yang masih berpegangan pada batang pohon diduga tidak sempat melepaskan diri ketika tersengat aliran listrik.

"Diduga setelah ranting mengenai kabel listrik, arus bertegangan tinggi langsung menyambar pohon," ujar Rita.

Dokter Puskesmas Pundong yang melakukan pemeriksaan awal menyatakan korban telah meninggal dunia pada pukul 09.45 WIB. Selanjutnya, Tim Inafis Satreskrim Polres Bantul melakukan identifikasi dan pemeriksaan terhadap jenazah korban.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban sehingga peristiwa tersebut diduga merupakan kecelakaan.

"Peristiwa ini murni merupakan kecelakaan akibat sengatan aliran listrik," jelas Rita.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan atas hasil pemeriksaan kepolisian.

Polres Bantul mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar jaringan listrik, terutama ketika memangkas pohon atau mencari pakan ternak di lokasi yang berdekatan dengan kabel listrik bertegangan tinggi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online