Karyawan Konveksi Sewon Ditangkap, Curi Uang Majikan Rp2,55 Juta
Karyawan konveksi di Sewon, Bantul, ditangkap usai mencuri uang majikan Rp2,55 juta. Polisi menyebut uang hasil curian dipakai untuk bermain.
Ilustrasi tersetrum listrik/magnific.com
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang buruh tani berinisial T, 70, warga Kalurahan Srihardono, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, meninggal dunia saat mencari pakan ternak pada Senin (13/7/2026). Polisi menduga korban tersengat aliran listrik tegangan tinggi ketika memangkas ranting pohon yang berada di dekat jaringan listrik.
Hasil pemeriksaan awal kepolisian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Peristiwa tersebut diduga merupakan kecelakaan saat korban mencari pakan ternak di kawasan Jalan Joyowinoto, Dusun Paten, Kalurahan Srihardono.
Korban ditemukan warga dalam kondisi tidak bernyawa di atas pohon sekitar pukul 09.15 WIB. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti personel Polsek Pundong bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Bantul dan tenaga medis dari Puskesmas Pundong yang mendatangi lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan sejumlah saksi mengarah pada dugaan korban tersengat aliran listrik dari jaringan PLN ketika memangkas ranting pohon untuk dijadikan pakan ternak.
"Korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa di atas pohon," kata Rita.
Menurut Rita, sebelum kejadian korban memanjat pohon mandingan untuk memotong ranting. Namun, ranting yang dipotong diduga mengenai jaringan listrik sehingga arus listrik mengalir ke pohon yang sedang dipegang korban.
Akibatnya, korban yang masih berpegangan pada batang pohon diduga tidak sempat melepaskan diri ketika tersengat aliran listrik.
"Diduga setelah ranting mengenai kabel listrik, arus bertegangan tinggi langsung menyambar pohon," ujar Rita.
Dokter Puskesmas Pundong yang melakukan pemeriksaan awal menyatakan korban telah meninggal dunia pada pukul 09.45 WIB. Selanjutnya, Tim Inafis Satreskrim Polres Bantul melakukan identifikasi dan pemeriksaan terhadap jenazah korban.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban sehingga peristiwa tersebut diduga merupakan kecelakaan.
"Peristiwa ini murni merupakan kecelakaan akibat sengatan aliran listrik," jelas Rita.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan atas hasil pemeriksaan kepolisian.
Polres Bantul mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar jaringan listrik, terutama ketika memangkas pohon atau mencari pakan ternak di lokasi yang berdekatan dengan kabel listrik bertegangan tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Karyawan konveksi di Sewon, Bantul, ditangkap usai mencuri uang majikan Rp2,55 juta. Polisi menyebut uang hasil curian dipakai untuk bermain.
Pelajar asal Gunungkidul, Yudha Wahyu Surya Pratama, berhasil masuk Timnas Voli U18 Indonesia dan tampil pada AVC U18 2026 di Tiongkok.
Atlet sepatu roda Jogja, Indira Acintya Rinjani, meraih medali emas, perak, dan perunggu pada Kejuaraan Jatim Open Piala Gubernur 2026 di Malang
Magelang Fair 2026 mencatat transaksi Rp3,17 miliar dengan 54.385 pengunjung. Capaian ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan UMKM Kota Magelang.
Program penataan kawasan kumuh di RW 12 Kelurahan Wirobrajan mulai disosialisasikan. Warga diajak terlibat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
Seorang buruh tani di Bantul meninggal saat mencari pakan ternak. Polisi menduga korban tersengat listrik ketika memangkas ranting di dekat jaringan PLN.