Pria Asal Sewon Ditemukan Meninggal di Sungai Bedog Bantul

Yosef Leon
Yosef Leon Sabtu, 11 Juli 2026 13:47 WIB
Pria Asal Sewon Ditemukan Meninggal di Sungai Bedog Bantul

Foto ilustrasi penemuan mayat/jenazah. - Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT

Harianjogja.com, BANTUL - Seorang pria berusia 61 tahun ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Bedog, Dusun Jambumete, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Bantul, Jumat (10/7/2026) malam. Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban sehingga dugaan sementara korban meninggal bukan akibat tindak pidana.

Korban diketahui berinisial S, warga Padukuhan Pendowo, Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon. Jenazah ditemukan setelah warga menerima informasi dari tiga orang yang hendak menuju Sungai Bedog untuk menyentrum ikan.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto mengatakan laporan penemuan jenazah diterima sekitar pukul 21.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Kasihan bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Bantul dan tenaga medis dari Puskesmas Kasihan I langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula ketika seorang warga sedang membakar tembikar di sekitar lokasi. Tak lama berselang, tiga orang yang tidak dikenal datang menanyakan arah menuju Sungai Bedog dengan alasan hendak menyentrum ikan.

"Saat salah seorang dari mereka menyorotkan senter ke arah sungai, terlihat sesosok pria dalam posisi telungkup di aliran sungai. Penemuan tersebut kemudian diberitahukan kepada warga sekitar," ujar Rita, Sabtu (11/7/2026). 

Mendapat informasi itu, warga menghubungi Kepala Dukuh Kalipucang. Bersama sejumlah warga, kepala dukuh mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi korban sebelum akhirnya melaporkan peristiwa tersebut kepada Polsek Kasihan.

Petugas kemudian melakukan olah TKP dan pemeriksaan medis terhadap jenazah. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya luka maupun tanda penganiayaan pada tubuh korban.

"Dugaan sementara korban meninggal bukan akibat tindak pidana," kata Rita.

Dari penelusuran polisi, korban diketahui merupakan buruh yang tinggal di Padukuhan Pendowo, Kalurahan Pendowoharjo, Sewon. Pihak keluarga yang datang ke lokasi menyampaikan korban memiliki riwayat penyakit epilepsi dan telah meninggalkan rumah sejak Kamis (9/7/2026) malam.

Polisi menyatakan penanganan peristiwa tersebut telah selesai sesuai prosedur. Setelah proses identifikasi rampung, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Padukuhan Pendowo, Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online