Partisipasi Pilur Bantul 73,7 Persen, DPMK Siapkan Evaluasi Jelang 2028
Partisipasi Pilur Serentak 2026 Bantul mencapai 73,7%. DPMK menyiapkan evaluasi dan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi pada 2028.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dua warga Dusun Banyakan, Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, ditemukan meninggal dunia diduga akibat tersengat aliran listrik di rumah mereka pada Senin pagi (2/2/2026). Polisi masih mendalami penyebab pasti insiden tersebut.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB dan menimpa pasangan suami-istri berinisial AR (56) dan SW (44). Keduanya ditemukan tergeletak di bagian belakang rumah dengan posisi masih memegang kawat jemuran.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan kejadian bermula ketika SW menjemur pakaian menggunakan bentangan kawat di belakang rumah.
“Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat korban SW menjemur pakaian di bagian belakang rumah menggunakan bentangan kawat,” kata Rita, Senin (2/2/2026).
Pada waktu yang hampir bersamaan, salah satu saksi yang berada di kamar mandi mendengar teriakan minta tolong dari keluarga korban. Saksi kemudian menuju sumber suara dan mendapati kedua korban sudah tergeletak di lantai.
Tak lama kemudian, saksi lain yang melintas di depan rumah turut mendengar teriakan agar aliran listrik segera dimatikan. Saksi tersebut langsung mematikan meteran listrik yang berada di bagian depan rumah korban.
“Setelah itu, saksi memanggil warga lain yang berprofesi sebagai ASN penata anestesi di RS Panembahan Senopati untuk membantu memeriksa kondisi korban,” ujar Rita.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, kedua korban diduga telah meninggal dunia. Untuk memastikan kondisi medis, jenazah kemudian dibawa ke RSU Rajawali Citra, Banguntapan, Bantul. Hasil pemeriksaan medis memastikan keduanya telah meninggal dunia.
Polisi menduga kuat insiden tersebut dipicu sengatan listrik dari kawat jemuran yang teraliri arus.
“Kami masih melakukan pendalaman, namun sementara diduga korban tersengat aliran listrik,” ucap Rita.
Polres Bantul mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya listrik di lingkungan rumah, terutama pada instalasi terbuka seperti kawat jemuran yang berdekatan dengan sumber arus listrik, sembari menunggu hasil pendalaman lebih lanjut terkait penyebab pasti insiden sengatan listrik di Piyungan tersebut.
Meta deskripsi: Pasangan suami istri di Piyungan Bantul tewas diduga tersengat listrik dari kawat jemuran, polisi lakukan pendalaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Partisipasi Pilur Serentak 2026 Bantul mencapai 73,7%. DPMK menyiapkan evaluasi dan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi pada 2028.
Bulog akan meluncurkan BerasKita pada 20 Oktober 2026. Beras SPHP berganti nama menjadi BerasKita Medium, sedangkan beras premium menjadi BerasKita Premium.
BMKG menyatakan tujuh kabupaten di Jawa Tengah masih berstatus awas kekeringan pada 11-20 Oktober 2026 di tengah mundurnya awal musim hujan.
DP3 Sleman meminta petani menyesuaikan komoditas dan varietas tanaman dengan ketersediaan air untuk mengantisipasi kemarau panjang hingga Oktober 2026.
Britney Spears merilis lagu arsip She’ll Never Be Me yang ditulis bersama Justin Timberlake. Lagu ini masuk edisi 25 tahun album Britney.
Satgas MBG Temanggung membenahi pengelolaan IPAL di 20 dari 88 SPPG untuk mencegah pencemaran lingkungan akibat limbah dapur.