Sinopsis Film Gak Ada Matinya, Ketika Kematian Ayah Justru Dianggap Jalan Keluar
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X,s aat ditemui wartawan di Kantor Gubernur DIY, Kamis (21/1/2021). /Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA - Pecahnya tawuran antargeng pelajar yang menewaskan salah satu pelajar di Bantul beberapa waktu lalu mendapatkan perhatian khusus dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Sultan melihat perlu ada penanganan yang konsisten terhadap keberadaan geng pelajar. Selain itu, Sultan juga mendukung langkah kepolisian yang menindak tegas keberadaan geng pelajar.
"Penanganan geng itu kan perlu konsistensi. Juga menyangkut penegakan hukumnya. Dan, saya mendukung mereka diselesaikan [diproses secara hukum].Konsisten pidana itu harus dilakukan. Saya mendukung hal itu," kata Sultan di Kepatihan, Rabu (10/11/2021).
Sementara Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Didik Wardaya mengatakan pemetaan keberadaan geng pelajar sejatinya telah dilakukan oleh pihaknya bersama dengan kepolisian. Hanya saja, Didik enggan mengungkapkan berapa banyak geng pelajar dan rincian dari hasil pemetaan.
"Yang jelas kami sudah tempatkan satu sekolah dua polisi," kata Didik.
Selain itu, pihaknya juga telah meminta kepada sekolah memberikan banyak aktivitas positif untuk mengurangi aktivitas yang negatif, seperti ekstra kulikuler. Di samping itu, Disdikpora juga telah meminta kepada organisasi antarOSIS di wilayahnya untuk ikut mendukung menekan keberadaan geng pelajar. "Tapi kan kalau kejadiannya di luar jam dan lingkungan sekolah kan agak sulit. Tidak mungkin teman-teman OSIS ini bisa mengawasi terus teman-temannya," tandas Didik.
Mengenai sanksi untuk pelajar yang masuk geng, Didik mengaku sejauh ini ada tiga cara. Untuk kategori pelanggaran ringan, pelajar cukup mendapatkan bimbingan dari guru Bimbingan dan Konseling.
"Untuk kategori sedang bisa dilakhnab penegakan disiplin. Jika berat bisa alih sekolah. Tapi kan harus lihat status siswanya juga. Apa tetap di sekolah atau direkomendasi dipindah ke sekolah lain. Kami juga minta peran siswa untuk bisa lebih maksimal mengawasi siswa," harap Didik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.