Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Perbukitan di Godean, Sleman yang gundul karena pembangunan perumahan./Harian Jogja-Dok.
Harianjogja.com, SLEMAN—Tingginya intensitas hujan menyebabkan bencana longsor di Kapanewon Prambanan, Sleman, beberapa hari lalu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman pun memetakan sejumlah wilayah lainnya yang berpotensi longsor, salah satunya Godean.
Kepala Seksi Mitigasi Bencana BPBD Sleman, Joko Lelono, menjelaskan kawasan perbukitan di Godean berpotensi longsor. “Di perumahan di bukit itu, desanya Sidorejo dan Margodadi, satu masuk Seyegan, satu masuk Godean. Itu potensi longsor,” ujarnya, Jumat (12/11/2021).
Ancaman tersebut muncul karena wilayah perbukitan itu sudah dibuka dan dibuat perumahan. “Apabila terjadi hujan lebat di sana itu, tanahnya jadi ngemu banyu [menyimpan banyak air] intinya, itu nanti kalau dia sudah cukup jenuh itu biasanya terjadi longsoran,” katanya.
Selain itu, wilayah yang berpotensi longsor adalah alur sungai sepanjang lereng Gunung Merapi. Tebing sungai tinggi yang diguyut hujan cukup deras bisa longsor.
“Di Kali Gendol bagian atas dan Kali Boyong. Tapi ancaman ke permukiman warga tidak ada karena longsoran masuk ke sungaim” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.