Kamu Lulusan SMA/SMK dan Ingin Kerja di Dunia Penerbangan? Ada Info Menarik nih!
Saat ini Super Air Jet sedang memberikan peluang menarik untukmu untuk bergabung menjadi Super Crew di dunia penerbangan.
Salah satu pengendara berada di tengah jalan Simpang Lima Ketandan, Banguntapan./Twitter @JogjaUpdate
Harianjogja.com, JOGJA-Belum lama ini, akun Twitter @JogjaUpdate mengunggah sebuah foto yang dibagikan oleh @insaari. Dalam foto tampak seorang pengendara sepeda motor yang berhenti di tengah jalan karena akan menyeberang.
Anehnya, sepeda motor itu berhenti dengan posisi melintang, seakan-akan menghalangi pengendara dari arah lainnya.
"Nunggu lampu merah tapi malang-malang racetho [melintang tidak jelas]. Lokasi prapatan ketandan," tulis akun tersebut dikutip Harianjogja.com, Sabtu (13/11/2021).
Dijelaskan bahwa motor berwarna merah tersebut berhenti karena lampu lalu lintas atau traffic light masih menyala merah sehingga ia harus menunggu sampai hijau agar bisa jalan. Disebutkan pula bahwa lokasi pengendaa tersebut berada di simpang empat Ketandan, Banguntapan, Bantul.
"de real Definisi berdiri dijalan yang salah," tulis @SledingDragon mengomentari foto tersebut.
"Kang sopi mabok," timpal @yomungsetyo.
"Mumpung selo [mumpung lengang]," tulis @RJulaina dengan menyertakan emotikon tertawa.
Nunggu lampu merah tapi malang-malang racetho. Lokasi prapatan ketandan @insaari_ pic.twitter.com/0REuoXwBvH
— jogjaupdate.com (@JogjaUpdate) November 12, 2021
Namun beberapa warganet justru mengomentari bahwa hal itu biasa. Warganet juga mengoreksi bahwa lokasi tersebut bukan simpang empat melainkan simpang lima alias proliman. Salah satu jalan simpang di tempat itu memang tidak dilengkapi dengan traffic light karena jalannya kecil menyerupai gang.
Untuk itu, pengendara dari jalan simpang kecil itu harus maju pelan-pelan agar bisa menyeberang ke arah timur. Imbasnya, pada saat jalanan ramai, pengendara terpaksa berhenti melintang di tengah jalan untuk menunggu hingga sedikit sepi.
"Sering disitu,soalnya ada satu ruas jalan simpang yang serba tanggung,kadang main selonong,bukan perempatan tapi perlimaan," jelas akun @AdiRistanto7.
"Biasaa nek disitu mas, soale gang e yo malang malang," timpal @jadulfan.
Akun lain menjelaskan satu ruas jalan simpang di lokasi itu tidak dilengkapi dengan trafic light, sehingga untuk menyeberang, para pengendara harus nekat maju pelan-pelan saat kendaraan dari sisi lainnya berhenti.
"Makanya ketandan itu dsebutnya proliman. Bukan perempatan. Nyabang 5 jalanya. Itu ya emang gt caranya kl mau ktimur. Yg dr gang selatan kl mau ketimur kl ga ditengah2 gt ga bakalan bs nyebrang. Selain gada lampu merah dr gang, kendaraan yg dr ringroad arah selatan jg kenceng2," kata @canihee.
"Itu kan ada jalan masuk kampung dan gak ada lampulalulintas. Sedngkan pengendara mau ke timur. Kalau berhenti dijalan kampung. Nanti pas selatan hijau gak bisa ke timur. Warga daerh situ kebnykan kek gitu," komentar @dianggitrindu.
Nah, kamu sendiri apakah juga pernah menemui pengendara yang berhenti melintang di lokasi itu?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Twitter
Saat ini Super Air Jet sedang memberikan peluang menarik untukmu untuk bergabung menjadi Super Crew di dunia penerbangan.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.