Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN--Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menjelaskan vaksinasi di Sleman saat ini tidak ada hambatan, dengan capaian dosis pertama 89% dan dosis kedua 75,7%. "Sekarang sedang menyisir di padukuhan-padukuhan yang belum divaksin, kita jemput bola," ujarnya, Selasa (16/11/2021).
Adapun vaksinasi untuk anak SD usia 12 tahun ke atas, ia mengakui saat ini belum dimulai dan tengah dilakukan pendataan, dengan jumlah sasaran sekitar 80.000 anak yang tersebar di sebanyak 500 sekolah baik swasta maupun negeri.
"Sekarang sudah mulai disiapkan, rencana nanti per kecamatan. Tapi sekarang belum final. Tetap koordinasi dengan TNI, Polri, Dandim dan Polres. Belum [dimulai], masih menunggu data, kemungkinan secepatnya," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama, mengatakan sisa warga yang belum caksim sekarang adalah mereka yang sulit diajak vaksin. "Memang tinggal yang sulit-sulut, sehingga kalaupun dijadwalkan untuk vaksin masal juga sudah tidak optimal pencapaiannya," katanya.
Maka saat ini Pemkab Sleman mengambil langkah menyisir ke wilayah-wilayah atau jemput bola. "Tetap dengan menggerakkan peran RT/RW atau Posyandu utk mendata warganya yang blm vaksin, kemudian dikumpulkan di kalurahan atau puskesmas untuk divaksin," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
BPS Kota Jogja menegaskan desil DTSEN ditentukan terpusat oleh BPS pusat dari data kementerian dan lembaga, bukan pendataan langsung BPS Kota.
Proyek IKN Tahap 3 senilai Rp17,24 triliun terancam tertunda karena anggaran 2027 belum teralokasi. OIKN mengusulkan tambahan dana.
KLHK menyegel 21 perusahaan terkait karhutla di tujuh provinsi. Kalimantan Barat terbanyak dengan tujuh perusahaan yang disegel.
Tujuh kambing warga Tepus, Gunungkidul, mati dengan luka gigitan diduga akibat serangan kawanan hewan liar di tengah kemarau
Polda Metro Jaya menetapkan 47 tersangka terkait kerusuhan di kawasan DPR/MPR RI pada 27 Agustus 2026. Tiga orang baru diamankan.