Penanganan 11 Bayi di Pakem Disorot, Polisi Bentuk Tim Khusus
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Salah satu titik lokasi pergerakan tanah di Kapanewon Imogiri/Ist-Dok BPBD Bantul
Harianjogja.com, BANTUL- Hujan yang kembali mendera Kabupaten Bantul mengancam masyakarat. Dalam kurun waktu kurang dari sehari, belasan titik di Kecamatan Imogiri terjadi pergerakan tanah.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Agus Yuli menyampaikan ada 12 gerakan tanah terjadi mulai Kamis (18/11/2021) pukul 21.00 WIB hingga Jumat (19/11/2021) pukul 04.00 WIB Belasan titik gerakan tanah di Imogiri tersebut menyebar di empat Kalurahan yakni Sriharjo, Karangtengah, Wukirsari dan Selopamioro.
"Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengakibatkan 12 kejadian gerakan tanah di Kapanewon Imogiri. Satu lokasi di Sriharjo, Empat titik gerakan tanah di Karangtengah, satu di Wukirsari dan enam lainnya ada di Selopamioro," terang Agus pada Jumat (19/11/2021).
Dari belasan titik tersebut, berbagai infrastruktur fisik terdampak karena pergerakan tanah. Agus mencatat ada tiga rumah, empat talut, enam akses jalan dan dua saluran air yang terdampak karena gerakan tanah ini. "Selain itu ada empat pekarangan dan delapan tebing yang mengalami pergerakan tanah akibat hujan kali ini," tandasnya.
BACA JUGA: Angin Kecang Melanda Jogja, 4 Mobil Tertimpa Pohon Tumbang
"Estimasi kerusakan kesemuanya mencapai Rp242 juta. Sementara upaya penanganan dilakukan dengan melakukan evakuasi dan pendataan," tambahnya.
Agua mewanti-wanti masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan aelama musim hujan ini.
"Selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Kalurahan, FPRB, lembaga Terkait dan jejaring relawan untuk meningkatkan kewaspadaan bila terjadi bencana di sekitar," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Kasus Little Aresha memasuki babak baru setelah Polresta Jogja menambah pasal UU Sisdiknas dan memeriksa 152 saksi.
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.