Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Ilustrasi pesta kembang api pada perayaan tahun baru/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN-Meski destinasi wisata di Sleman tetap diuka pada libur Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru), Dinas Pariwisata Sleman memastikan tidak akan mengadakan acara perayaan pergantian tahun. Pembatasan juga masih diberlakukan di setiap objek wisata.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Supramono, menjelaskan kebijakan tidak menutup pariwisata selama libur nataru ini sesuai dengan arahan Pemda DIY. “Destinasi tetap buka tapi tetap dengan pembatasan sesuai PPKM [Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat],” ujarnya kepada wartawan, Senin (23/11/2021).
Pembatasan tersebut diantaranya kapasitas pengunjung setiap objek wisata yang maksimal hanya boleh sampai 25% dari total kapasitas, penerapan protokol kesehatan, penggunaan aplikasi Peduli Lindungi dan fasilitas pendukung lainnya di setiap objek wisata dengan dibuktikan sertifikasi Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE).
BACA JUGA: Debit Air Sungai Code Meningkat, BPBD Ingatkan Warga Jogja Waspada
Diharapkan pengelola dan pengunjung tidak mengadakan pesta perayaan yang dapat menimbulkan kerumunan. Dari Dinas Pariwisata Sleman pada tahun ini juga tidak akan menggelar acara perayaan pergantian tahun. “Biasanya Dinas mengadakan di Kaliurang, tapi kami tidak adakan tahun ini,” ungkapnya.
Untuk mendukung kondusifitas selama nataru, pihaknya juga akan mengawasi objek wisata yang beroperasi. Pengawasan ini bertujuan memastikan peraturan dan protokol kesehatan benar-benar dilaksanakan baik oleh pengelola maupun pengunjung.
Ia mengungkapkan kunjungan wisata di setiap objek wisata di Sleman telah meningkat dalam beberapa waktu belakangan. Maka adanya pembatasan pada momentum nataru besok menjadi sangat penting agar tidak terjadi lonjakan Covid-19.
“Kita belum pernah punya pengalaman setelah libur panjang kemudian Covid-19 nggak meledak. Itu kan belum punya pengalaman. Makanya saya sepakat dengan pembatasan. Hanya pembatasan, tidak menutup,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.
Menlu Sugiono memastikan Indonesia terus berkoordinasi untuk menyelamatkan 9 WNI peserta flotilla kemanusiaan Gaza yang ditangkap Israel.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sidang DPR RI untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan RAPBN 2027
Dinkes Kota Jogja memastikan belum ada kasus hantavirus pada 2026 dan mengimbau warga waspada penularan dari tikus