Progres Tol Jogja-Solo Tembus 85 Persen, Ruas Sleman Segera Tersambung
Progres Tol Jogja-Solo Seksi Trihanggo-Junction Sleman capai 85%. Ditargetkan selesai Oktober 2026 dan segera tersambung ke Tol Jogja-Bawen.
Warga menunjukkan jalan ambrol yang belum diperbaiki pada Selasa (23/11/2021)/Harian Jogja- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL- Pasca-ambrol beberapa pekan lalu, akses jalan taluT di jurang Bodon, Jagalan, Banguntapan belum pulih sampai saat ini. Hujan yang masih sering kali turun mengguyur kawasan tersebut membuat dinding talut makin merosok ke arah sungai.
Warga yang tinggal di dekat lokasi talut, Ning mengungkapkan pasca-jalan di atas talut ambrol, dinding talut kian melebar saat hujan deras. Tidak adanya jalan keluar air dari atas ke arah sungai membuat air hujan yang jenuh di tanah mendorong dinding talut.
"Kemarin lumayan tenteram pasca dipasangi bagor dan terpal. Tapi ini hujannya malah deras lagi hampir tiap hari," ujar Ning pada Selasa (23/11/2021).
Sebenarnya material perbaikan yang lebih permanen sudah tiba di lokasi. Nampak batu-batu besar telah disiapkan di dua tepi sisi sungai. Sayangnya pengerjaan proyek belum juga mulai sementara kerusakan makin parah.
BACA JUGA: Update 23 November 2021: Kasus Covid-19 di DIY Bertambah 15, Cek Data Lengkapnya
"Kalau kemarin rencana mau secepatnya [dibangun]. Tapi kok ternyata mundur-mundur [pengerjaannya]," tambahnya.
Ning menyebut alasan tertundanya pengerjaan karena aliran sungai yang banjir saat hujan. Meski kawasan Jagalan terang, bila wilayah utara hujan deras luapan air akan tinggi di sekitar lokasi jalan ambrol, sehingga proses perbaikan tertunda.
Padahal menurut pengamatan Ning, hujan deras membuat dinding talut makin ke arah luar. "Bukan karena air dari sungai, tapi air dari jalan. Makin lebar. Sudah tiga pekan tidak bisa digunakan," tandasnya.
Ning berharap proses perbaikan bisa segera dilaksanakan. Pasalnya jalan yang ambrol merupakan jalam vital bagi warga sekitar, sementara akses jalan memutar cukup curam dilewati.
"Harapannya bisa segera digarap. Kasihan yang lewat itu lho. Soalnya jalan yang dari Darakan itu curam sekali, kalau para ibu-ibu enggak berani. Ngeri kalau ibu-ibu," tuturnya.
Sebelumnya Plt. Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Agus Yuli menyampaikan penggarapan jalan ambrol di jurang Bodon kemungkinan bakal dikerjakan pekan ini. Rencananya pengerjaan akan menggunakan sistem bronjong kemudian diatasnya dibangun talud. Perbaikan jalan ambrol di jurang Bodon disebutkan Agus bakal memakan anggaran hingga Rp198 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi Trihanggo-Junction Sleman capai 85%. Ditargetkan selesai Oktober 2026 dan segera tersambung ke Tol Jogja-Bawen.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.