Pilur Gunungkidul 2026 Dibuka, Ini Aturan Maksimal 5 Calon
Pendaftaran Pilur Gunungkidul 2026 dibuka hingga 23 Juli. Setiap kalurahan maksimal lima calon lurah, kelebihan peserta akan mengikuti seleksi.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul kembali mengusulkan bantuan anggaran sebesar Rp50 miliar kepada Pemerintah Pusat untuk melanjutkan pembangunan Jalan Kepek-Ngobaran di Kapanewon Saptosari. Proyek jalan wisata yang mulai dikerjakan sejak 2017 itu hingga kini belum rampung karena keterbatasan anggaran.
Masih tersisa 3,5 kilometer ruas jalan yang belum dibangun. Pemkab berharap dukungan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) dapat mempercepat penyelesaian akses menuju kawasan wisata Pantai Ngobaran.
Pemkab Ajukan Dana Rp50 Miliar
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana, mengatakan kemampuan anggaran daerah belum mencukupi untuk menuntaskan proyek tersebut.
Menurut dia, pembangunan terakhir dilakukan pada tahun lalu melalui program IJD dengan alokasi anggaran Rp27,8 miliar.
"Lanjutan pembangunan terakhir dilakukan tahun lalu dengan mengakses program Inpres Jalan Daerah [IJD]. Angggaran diberikan Rp27,8 miliar, untuk membangun jalans sepanjang 800 meter," kata Wadiyana, Minggu (19/7/2026).
Untuk melanjutkan proyek, Pemkab kembali mengusulkan anggaran Rp50 miliar kepada Pemerintah Pusat.
"Sudah kami ajukan dan harapannya bisa disetujui. Rencananya pagu ini untuk melanjutkan pembangunan dengan panjang 1,35 kilometer," ungkapnya.
Penyelesaian Harus Bertahap
Wadiyana menjelaskan pembangunan Jalan Kepek-Ngobaran belum bisa diselesaikan sekaligus melalui program IJD karena terdapat batasan nilai usulan dalam setiap paket pekerjaan.
Menurutnya, Pemerintah Pusat membatasi nilai pengajuan maksimal Rp50 miliar untuk setiap paket pembangunan.
"Makanya kami tidak bisa mengajukan untuk penyelesaian secara langsung sehingga prosesnya tetap harus bertahap," kata Wadiyana.
Jalan Dinilai Penting untuk Pariwisata
Lurah Kanigoro, Suroso, mendukung penuh upaya Pemkab Gunungkidul untuk menuntaskan pembangunan jalan wisata tersebut.
Ia menilai kondisi jalan yang ada saat ini masih sempit dan memiliki banyak tikungan sehingga belum ideal dilalui kendaraan berukuran besar.
Menurut Suroso, proses pembangunan sempat terhenti selama beberapa tahun sehingga penyelesaiannya menjadi lebih lama.
"Tahun lalu ada lanjutan pembangunan jalan menuju Pantai Ngobaran, tapi belum semua ruas selesai dibangun. Harapannya Pemerintah serius untuk menyelesaikan pembangunan jalan wisata ini," kata Suroso.
Diharapkan Dongkrak Kunjungan Wisata
Suroso meyakini keberadaan jalan baru akan memberikan dampak positif terhadap pengembangan sektor pariwisata di Kapanewon Saptosari.
Selain meningkatkan kualitas akses menuju kawasan wisata, infrastruktur yang lebih baik diyakini mampu menarik lebih banyak wisatawan sehingga berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan perekonomian masyarakat.
"Kalau jalannya bagu, maka tingkat kunjungan akan semakin banyak yang datang. Pendapatan Asli Daerah [PAD] yang diperoleh juga ikut meningkat dan masyarakat juga bisa merasakannya," kata Lurah Kanigoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendaftaran Pilur Gunungkidul 2026 dibuka hingga 23 Juli. Setiap kalurahan maksimal lima calon lurah, kelebihan peserta akan mengikuti seleksi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 21 Juli 2026 tersedia dari pukul 05.00 WIB hingga 20.42 WIB dengan tarif Rp8.000 untuk sekali perjalanan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 20 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Jogja hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
PT Isuzu Astra Motor Indonesia menjadi satu-satunya produsen kendaraan komersial yang seluruh produknya ber-TKDN dengan capaian tertinggi lebih dari 62 persen.
Basarnas memperluas area pencarian 18 korban KM Nurul Salsa hingga 1.980 mil laut dengan dukungan alutsista laut dan udara pada hari keenam operasi SAR.
Dana kompensasi tenaga kerja asing menjadi penyumbang terbesar PNBP Kemnaker. Pemerintah kini mengkaji besaran kompensasi yang telah berlaku selama puluhan tahu