Penyebab Ratusan Siswa Keracunan MBG Karo, Ikan Tak Dimasukkan Freezer
BGN mengungkap dugaan insiden MBG di Karo akibat ikan tak disimpan di freezer hingga 12 jam. Keamanan pangan akan diperketat.
Kegiatan komunitas sepeda di akwasan Kotagede. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Kotagede yang berada di wilayah Kota Jogja menjadi salah satu kawasan cagar budaya yang sarat nilai sejarah berdirinya Kerajaan Mataram Islam. Kawasan ini dorong untuk menjadi salah satu destinasi wisata alternatif bagi wisatawan baik nasional maupun mancanegara.
Sejalan dengan itu komunitas dari PAN Jogja bersama dengan Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi melakukan kegiatan wisata sepeda dengan mengelilingi kawasan Kotagede. Kegiatan gowes merupakan kegiatan rutin dari DPD PAN Kota Jogja, yang dikenal dengan istilah PitpitPAN. Saat napak tilas di Kotagede, rombongan mengunjungi situs Watu Gilang, Masjid Gede Mataram, kompleks makam raja, Sendang Seliran dan sejumlah titik lainnya. Dalam kegiatan tersebut juga diberikan santunan kepada lima anak yatim yang ditinggalkan orang tuanya akibat Covid-19.
BACA JUGA : Pandemi Covid-19 Tak Surutkan Pengelolaan Cagar Budaya
Anggota Fraksi PAN DPRD Kota Jogja Rifki Listianto menjelaskan Kotagede menjadi salah satu kawasan yang memiliki daya tarik wisata tersendiri. Menurutnya Kotagede tidak kalah dengan Malioboro dari sisi daya tarik. Namun sampai saat ini Kotagede belum sepopuler Malioboro. Di kawasan ini terdapat Masjid Gede Mataram, makam para raja, reruntuhan tembok benteng dan situs-situs lain menjadi beragam warisan sejarah lainnya dengan tersimpan banyak cerita menarik. Kawasan itu harus terus dijaga kelestariannya.
“Oleh karena itu kami mendorong agar Kotagede ini populer, karena banyak potensi wisata di sini, kami melakukan kegiatan bersepeda dengan harapan menjadi salah satu kampanye mempopulerkan Kotagede, mulai dari menjadi destinasi wisata alternatif,” katanya dalam rilisnya, Rabu (24/11/2021).
Ia menambahkan dalam kegiatan sepeda itu ia mengajak para peserta mengunjungi objek-objek vital di Kotagede untuk belajar sejarah sekaligus meresapi besarnya kekayaan sejarah di Kotagede. Potensi ini tentu bisa menyedot banyak wisatawan.
BACA JUGA : Staf Khusus Presiden Sebut Cagar Budaya di DIY Terancam
“Kami akan mendorong para pelaku wisata agar menjadikan sejumlah titik di Kotagede menjadi paket tujuan wisata untuk dikunjungi. Dapat dipaketkan dengan wisata sejarah. Kotagede punya kekhasan, apa yang ada di Kotagede tidak ditemukan di kawasan lain,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN mengungkap dugaan insiden MBG di Karo akibat ikan tak disimpan di freezer hingga 12 jam. Keamanan pangan akan diperketat.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Kamis 20 Agustus 2026 tersedia sejak pagi hingga sore dengan tarif perjalanan Rp12.000.
Harga daging ayam broiler di Gunungkidul naik menjadi Rp42.000 per kilogram. Pedagang menyebut permintaan MBG ikut mendorong kenaikan.
Kemendag memfasilitasi 1.021 UMKM lewat business matching dengan nilai transaksi US$333,68 juta atau Rp5,95 triliun hingga Juli 2026.
Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi keduanya dalam mengembangkan potensi pariwisata desa berbasis komunitas.
OJK menunjuk Henry Rialdi sebagai Deputi Komisioner Pengaturan dan Pengawasan BMKS. Simak profil dan rekam jejaknya.