Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Senin 25 Mei, Tarif Rp12.000
Jadwal Bus KSPN Malioboro–Parangtritis Senin (25/5/2026) menjadi solusi wisata hemat dengan tarif Rp12.000
Pimpinan DPRD DIY yang juga DPD PDIP DIY Nuryadi (kanan) bersama dengan Ketua MPW PP DIY Faried Jayen usai bertemu di Gedung DPRD DIY, Sabtu (4/12/2021). /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Sejumlah pengurus Pemuda Pancasila DIY menemui Ketua DPD PDIP DIY Nuryadi yang juga pimpinan DPRD DIY, Sabtu (4/12/2021). Pertemuan yang digelar di Gedung DPRD DIY itu membahas polemik pernyataan elite PDIP Junimart Girsang.
Sebelumnya permintaan maaf telah dilakukan Junimart lewat media massa, akan tetapi pemuda pancasila dari berbagai daerah menuntut agar elite tersebut bertemu langsung dengan pengurus Pemuda Pancasila.
BACA JUGA : Polemik Pernyataan Politikus PDIP Junimart Girsang,
Dalam pertemuan di DPRD DIY itu Nuryadi menyatakan akan menyampaikan aspirasi PP DIY ke pusat terkait tuntutan permintaan maaf dari elite politik tersebut. Nuryadi mengapresiasi cara penyampaian aspirasi dengan bertemu langsung tanpa melakukan demonstrasi yang berpotensi menimbulkan kerumunan.
“Saya menerima teman-teman Pemuda Pancasila yang menyampaikan aspirasi dengan suasana berbeda, apa yang diinginkan sudah bisa kami terima tetapi tidak membuat masyarakat lain terganggu,” kata Ketua DPRD DIY ini kepada sejumlah wartawan.
Nuryadi menilai sebagai manusia tentu wajar melakukan kesalahan karena mungkin ada salah dalam memberikan pernyataan. Sehingga tuntutan permintaan maaf menurutnya masih wajar.
“Itu kesalahan yang dilakukan manusia sehingga menjadi wajar ketika harus mengajukan permohonan maaf, keinginan ini menurut kami sangat manusiawi. Tadi kami terima dengan prokes, saya akan sampaikan kepada lebih di atas saya [DPP PDIP],” ujarnya.
Ketua MPW PP DIY Faried Jayen memilih untuk menggunakan cara santun dalam menyampaikan aspirasi dengan bertemu Ketua DPRD DIY yang juga pimpinan DPD PDIP DIY. Tanpa ada pengerahan massa, namun pesan dan tuntutan bisa langsung tersampaikan. Ia membawa sejumlah MPC PP DIY dan tidak turun ke jalan sepakat audiensi dengan Ketua DPRD DIY
“Tanpa mengerahkan massa toh aspirasi bisa sampai, bahkan dijanjikan oleh Pak Ketua Dewan akan diteruskan ke pusat, enggak buang pikiran tenaga. Kalau saya perintahkan aksi, bahaya sekali, anggota kami 45.000 lebih, kalau dalam posisi sedang tersinggung kan mudah dipicu,” ujarnya.
BACA JUGA : Di Era Digital, Pemimpin Ormas Kalah dengan Influencer
Ia menambahkan, aspirasi yang disampaikan meminta agar Junimart meminta maaf secara langsung dengan bertemu pengurus Pemuda Pancasila. Menurutnya hal itu justru positif untuk menyambung silaturahmi.
“Kami tidak ada instruksi dari Ketua Umum, inisiatif sendiri, tidak ada perintah khusus harus demo menuntut, apalagi anarkis tidak ada perintah itu. Mungkin karena tersinggung satu akhirnya semua terasa,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Bus KSPN Malioboro–Parangtritis Senin (25/5/2026) menjadi solusi wisata hemat dengan tarif Rp12.000
BTS dominasi AMA 2026 dengan tiga piala, sementara Taylor Swift pulang tanpa penghargaan di malam penuh kejutan Las Vegas.
Polisi membongkar sindikat curanmor lintas pulau dari Jogja ke Sumatera, empat motor diamankan di Pelabuhan Bakauheni.
Bojan Hodak resmi mundur dari kursi pelatih Persib Bandung usai hattrick juara Liga Indonesia. Igor Tolic ditunjuk sebagai pengganti.
Lima wakil Indonesia langsung gugur di hari pertama Singapore Open 2026 termasuk Rehan/Gloria dan Putri KW.
DeepSeek resmi pangkas harga API V4-Pro hingga 75 persen secara permanen. Akses AI kini makin murah, buka peluang inovasi bagi pengembang dan pelaku usaha.