Upgrade Mobil Makin Mudah, OLXmobbi Hadir di GIIAS 2026
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
Rektor UGM Profesor Panut Mulyono disela sela peresmian The Gade Creative Lounge Perpusatakaan UGM, Selasa (7/12/2021)/Ist
Harianjogja.com, SLEMAN- Perpusatakaan UGM saat ini dilengkapi dengan crative lounge. Lounge yang dibangun di lantai empat perpustakaan utama itu sebagai sarana belajar dan diskusi warga perpustakaan dengan suasana santai.
Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Profesor Panut Mulyono mengatakan fasilitas The Gade Creative Lounge itu diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas layanan perpustakaan bagi masyarakat khususnya civitas akademika UGM.
Keberadaan lounge seluas 300 meter persegi itu, lanjut Panut, tidak telepas dari kebutuhan mahasiswa saat ini yang sering kali memanfaatkan kafe untuk menggelar diskusi. Merespons hal demikian, maka perpustakaan UGM menyediakan tempat untuk belajar serta diskusi yang nyaman.
"The Gade Creative Lounge merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) dari PT Pegadaian. Kami berharap fasilitas ini memudahkan mahasiswa untuk belajar," ujarnya usai peresmian The Gade Creative Lounge, Selasa (7/12/2021).
BACA JUGA: Hujan Cuma Hitungan Jam, Belasan Pohon di Bantul Ambruk
Panut mengatakan, ruang-ruang semacam lounge untuk kegiatan belajar dan diskusi di UGM tidak hanya disediakan di Perpustakaan. Beberapa fakultas dan kantin juga tersedia dan jumlahnya akan terus diperbanyak. Hanya saja The Gade Creative Lounge tersebut lengkapi dengan fasilitas mini golf dan permainan meja sepak bola.
Direktur Utama PT Pegadaian Kuswiyoto menyampaikan The Gade Creative Lounge sampai saat ini sudah didirikan di delapan kampus. Salah satunya di UGM. "Tujuannya, kami ingin mengedukasi mahasiswa untuk bisa menyongsong masa depan bahwa cara orang bekerja sudah berubah saat ini," ungkap dia.
Ia membandingkan budaya bekerja saat ini ia bekerja di era tahun 1980an. Saat itu, pegawai bekerja menggunakan mesin ketik. "Dulu kerja di kantor rasanya seperti di kantor kelurahan karena masih pakai mesin ketik. Sekarang sudah era digital dan tempat duduknya diatur sebebas mungkin, tidak dikotak-kotakin lagi," ujarnya.
Ia menilai mahasiswa saat ini sudah berbeda pola pikirnya dibanding generasi terdahulu. Sekarang mereka lebih aktif, inovatif dan kreatif. Sekitar 65% pekerja di Pegadaian saat ini didominasi kaum milenial sehingga perkembangannya dinilai luar biasa baik dari sisi bisnis maupun teknologi.
"Kami berikan sarana ini untuk menggugah kreativitas para mahasiswa. Cara belajarnya beda, mereka perlu tempat yang cozy untuk ngobrol dan diskusi. Harapan kami mahasiswa bisa muncul ide-idenya karena suasananya sangat santai," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
Jadwal SIM Keliling dan Samsat Keliling malam di SSA Bantul Agustus 2026 lengkap dengan syarat perpanjangan SIM dan layanan PKB tahunan.
Jadwal perpanjangan SIM Jogja Agustus 2026 melalui SIM Keliling, Drive Thru MPP, dan Satpas lengkap dengan syarat, biaya, serta lokasinya.
Jadwal perpanjangan SIM Sleman Agustus 2026 di Satpas, MPP, SCH, dan SIMMADE lengkap dengan syarat, lokasi, dan jam pelayanan.
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Jadwal DAMRI Bandara YIA lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.