Penyaluran Air Bersih Sleman Capai 680 Ribu Liter, Oktober Menjangkau 7 Kapanewon
BPBD Sleman mencatat 680.100 liter air bersih telah disalurkan sejak April hingga 5 Oktober 2026. Oktober menjadi periode dengan cakupan terluas.
Foto ilustrasi pohon tumbang di tengah jalan. /ANTARA FOTO-Budi Candra Setya
Harianjogja.com, BANTUL - Hujan yang sesekali disertai angin menyebabkan sejumlah pohon di Bantul kembali tumbang. Tumbangnya pohon menyebabkan sejumlah kerugian.
Plt. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Agus Yuli pada Selasa (7/12/2021) menyatakan belasan pohon di Bantul tumbang. Dua wilayah yang banyak mengalami kejadian pohon tumbang meliputi Kapanewon Banguntapan dan Sewon
"Hujan sedang hingga lebat disertai angin yang terjadi sejak pukul 14.30 WIB memberikan dampak bagi sebagian wilayah Kabupaten Bantul, yakni Kapanewon Banguntapan dan Sewon," katanya, Selasa.
Berdasarkan catatan Agus, total 15 pohon tumbang tersebar diberbagai titik terutama di dua kapanewon tersebut. "Total pohon tumbang 15 titik yang berdampak pada akses jalan, jaringan listrik dan rumah," terang Agus.
Banyak titik pohon tumbang membuat tim BPBD segera bergegas ke lokasi untuk evakuasi. "TRC, PBK, FPRB dan relawan masih melakukan penanganan dan pendataan," tandas Agus.
BACA JUGA: PPKM Level 3 Nataru Dibatalkan, Syarat Perjalanan Tetap Diperketat
Masih banyaknya kejadian pohon tumbang di wilayah Bantul mendorong BPBDkembali mengingatkan masyarakat untuk memangkas pohon yang dinilai rawan tumbang. Kegiatan ini dapat mengurangi risiko pohon tumbang saat diterpa hujan dan angin kencang
"Apabila ada pohon yang sudah lebat, itu mohon untuk dipangkas. Kedua kalau ada pohon yang kelihatan rapuh, sudah tua itu malah diganti dengan pohon yang muda," tuturnya.
Selain itu Agus juga mewanti-wanti warga untuk membersihkan saluran irigasi dan melakukan langkah preventif lainnya khususnya bagi warga yang tinggal daerah rawan bencana. "Warga harus rajin membersihkan saluran di lingkungan masing masing. Sementara menjauhi bantaran sungai. Menjauhi tebing-tebing yang rawan longsor," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Sleman mencatat 680.100 liter air bersih telah disalurkan sejak April hingga 5 Oktober 2026. Oktober menjadi periode dengan cakupan terluas.
Prabowo membahas percepatan revitalisasi lebih dari 200 museum dan situs budaya pada 2026, termasuk pembaruan narasi sejarah dan teknologi digital.
Psikolog Rose Mini membagikan kiat menghadapi perbedaan pola asuh antara orang tua dan kakek-nenek demi memenuhi kebutuhan anak.
Komdigi memastikan aturan turunan Perpres Ojol terbit sebelum 31 Desember 2026, termasuk formula perhitungan ongkos kirim barang dan makanan.
Inflasi Indonesia mencapai 3,28% pada September 2026. Tito Karnavian meminta pemda mengawasi harga beras, telur, dan daging ayam ras.
Karhutla membakar lahan di Sulawesi dan Ternate, sementara banjir di Aceh Tamiang merendam empat kecamatan dan memaksa 222 KK mengungsi.