Alumni Santri Krapyak Perkuat Sinergi Ekonomi Lewat Ngobrol Bisnis
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL-Dinas Pariwisata Bantul melalui Puskesmas Bambanglipuro mulai menyisir warganya yang belum mendapatkan vaksin Covid-19. Saat ini masih ada sekitar 10% warga Bambanglipuro yang belum divaksin.
Kepala Puskesmas Bambanglipuro, Tarsius Glory mengatakan Kapanewon Bambanglipuro dijadikan daerah sampling vaksinasi untuk warga yang memiliki komorbit dengan pertimbangan masih ada 10 persen dari sasaran yang hingga saat ini belum divaksin. Sebagian warga yang belum vaksin tersebut adalah warga yang memiliki komorbit atau penyakit bawaan.
“Jadi nanti Pak RT atau Bu RT, Pak Dukuh atau Bu Dukuh mendata warganya yang memiliki penyakit komorbit untuk nantinya didaftarkan sebagai peserta vaksinasi,” ujar Glory, Kamis (9/12/2021).
Setelah semua data terkumpul terutama yang memiliki komorbid dan belum divaksin, kata Glory, nantinya akan diperiksa oleh dokter spesialis sesuai dengan penyakit komorbitnya untuk menentukan apakah bisa divaksin atau tidak.
BACA JUGA: Waspada! Ini Gejala Covid-19 Omicron di Malam Hari
Setelah dinyatakan bisa divaksin nantinya suntikan akan diberikan termasuk obat bagi warga komorbit untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, “Ya jangan sampai terjadi usai disuntik warga yang punya komorbit justru terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Bisa repot nantinya,” ujar Glory.
Glory memastikan pelaksanaan vaksinasi akan berlangsung di balai kalurahan atau tempat yang memungkinkan disesuaikan dengan jumlah peserta vaksin . Bagi warga yang kesulitan mobilitas akan dijemput ke lokasi vaksin, kemudian diantar kembali ke rumah setelah vaksin selesai.
Lebih lanjut pria yang juga menjabat sebagai kepala Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) di Bantul ini memastikan seluruh tenaga kesehatan baik perawat, hingga dokter spesialis semuanya siap untuk diterjunkan termasuk anggaran juga semuanya sudah siap. “Dari perangkat kalurahan dan stake holder lainnya siap untuk menuntaskan vaksinasi hingga 100 persen atau mendekati 100 persen,” tandas Glory.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo temukan kandang ayam dan pendangkalan di Sungai Code. Pemkot siapkan normalisasi dan wisata arung jeram.
Honor dikabarkan menyiapkan HP lipat layar lebar 7,6 inci dengan chipset 2nm Snapdragon 8 Elite Gen 6. Siap meluncur 2027.
Sindikat penipuan online modus asmara dan kripto palsu di Jateng raup Rp41 miliar. Polisi tetapkan 38 tersangka, 133 korban.
Kasus korupsi kredit fiktif di bank BUMN Banjarmasin rugikan negara Rp4,7 miliar. Tiga terdakwa dituntut 4,5 tahun penjara.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.