Alfamart dan Cussons Baby Berkolaborasi melalui Alfamart Sahabat
Kolaborasi tersebut menargetkan lebih dari 2.800 penerima manfaat melalui pelaksanaan Posyandu di 28 titik yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Jumlah
Sejumlah stakeholder dan pejabat Biro Tapem Setda DIY berfoto bersama seusai penandatangan kerja sama, Kamis (23/12). (Harian Jogja/Sunartono)
Harianjogja.com, JOGJA—Biro Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) DIY menggelar Penandatanganan Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah stakeholder, Kamis (23/12). Kerja sama itu dilakukan terkait dengan pemberian insentif bagi pemegang Kartu Identitas Anak (KIA).
Kepala Biro Tata Pemerintahan (Tapem) Setda DIY Hari Edi Tri Wahyu Nugroho menjelaskan penandatanganan kerja sama itu merupakan amanat dari Pergub No.57/2017 tentang Pelaksanaan Perda No.9/2015 tentang Penyelenggaraan Administrasi dan Kartu Identitas Anak. Melalui kerja sama tersebut, anak yang memiliki KIA bisa mendapatkan insentif yang akan diberikan stakeholder terkait sesuai dengan programnya.
"Ini sebagai wujud komitmen bersama untuk saling mendukung dalam upaya pemenuhan hak dan kekuatan hukum bagi penduduk usia anak melalui KIA," katanya saat penandatanganan kerja sama di Ruang Wisanggeni, kompleks Kepatihan, Kamis (23/12).
Ia menjelaskan pembuatan KIA sangat mudah, cukup membawa akta kelahiran dan mengisi formulir. Bahkan di beberapa kabupaten dan kota di DIY sudah memiliki sejumlah program terkait dengan kemudahan membuat KIA. Pembuatan KIA ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan cakupan akta kelahiran.
"Manfaat KIA sangat banyak selain untuk kepastian hukum, juga untuk mencegah perdagangan anak serta menjadi bukti diri jika sewaktu-waktu anak mengalami kejadian buruk," katanya.
11 Institusi
Kepala Bagian Bina Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Biro Tapem Setda DIY, Rokhani Yuliyanti mengatakan stakeholder yang tergabung dalam kerja sama itu berasal dari 11 institusi dari tempat wisata hingga supermarket. Tujuh stakeholder merupakan perpanjangan kerja sama, di antaranya Museum Ulen Sentalu, XT Square dan Puri Mataram. Sedangkan stakeholder baru yang melakukan kerja sama adalah Gramedia, Baron Technopark, Heha Sky View. Harapannya melalui insentif tersebut semakin banyak anak yang tertarik untuk memiliki KIA.
"Bentuk insentifnya para stakeholder ini bersedia memberikan insentif, diskon seperti saat belanja seragam, buku atau saat masuk museum kepada anak pemegang KIA. Melalui program ini harapannya DIY lebih ramah anak, menyejahterakan anak," ujarnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kolaborasi tersebut menargetkan lebih dari 2.800 penerima manfaat melalui pelaksanaan Posyandu di 28 titik yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Jumlah
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 28 Juli 2026 tersedia dengan 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Polres Bantul menyita 307 botol miras berbagai merek dari 14 lokasi dalam operasi KRYD untuk menekan peredaran minuman keras ilegal.
Donald Trump masih memiliki opsi memerintahkan serangan ke Iran meski operasi militer ditunda dan upaya diplomasi di Timur Tengah terus berlangsung.