Wisata Gunungkidul Meledak PAD Tembus Rp26 Miliar
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Anggota TNI asal Gunungkidul berinisial DA terlibat tabrakan dan pembuuangan dua korban kecelakaan ke sungai. Mobil nahas yang diduga terlibat dalam kecelakaan itu beberapa kali dibawa pulang kampung ke Gunungkidul.
Kasus pembuangan dua sejoli korban kecelakan Nagrek, Bandung di Sungai Serayu melibatkan salah satu Anggota Kodim 0730/GK berinisial DA. Anggota TNI berpangkat Kopral Dua ini merupakan pria asli kelahiran Dusun Gading IV, Gading, Playen.
Kepala Dusun Gading IV, Supriadi mengatakan, meski asli kelahiran Gading, namun DA sudah pindah tempat tinggal. Hal ini dibuktikan dari kartu keluarga yang bukan lagi sebagai warga Gading.
“Sejak menikah ikut istrinya dan tidak lagi tercatat sebagai warga Gading IV,” kata Supriadi kepada wartawan, Senin (27/12).
Menurut dia DA dikenal sosok pemuda yang baik, dan pendiam. Untuk kedinasaan menjadi anak buah Kolonel infanteri P saat bertugas menjadi Komandan Kodim 0730/GK pada medio 2015-2016.
BACA JUGA: RANS Cilegon FC VS PSIM Jogja : Preview dan Prediksi Susunan Pemain
Sebelum terjadi kasus ini, mobil Isuzu Panther hitam yang diketahui terlibat dalam kecelakaan beberapa kali dibawa pulang ke rumah orang tuanya. “Sempat dibawa pulang pada saat menjenguk orang tuanya. Meski intensitas berkunjungnya ke Gading tidak sering,” katanya.
Supriadi mengaku tidak mengetahui penangkapan DA. Pasalnya, hingga sekarang tidak ada dari pihak TNI menghubunginya untuk bertemu dengan keluarganya.
Komandan Distrik Militer 0730/GK Letkol Kav Anton Wahyudo mengatakan, tidak memilik kewenangan untuk menjawab terkait permasalah itu. Dia berdalih karena keterangan pers secara resmi disampaikan Kapendam III/Siliwangi dan Pomdam III/Siliwangi sebagai penyidik.
“Lokus delicti TKP berada di wilayah hukum Pomdam III/Siliwangi adalah Jawa Barat,” kata Anton mengirimkan pesan kepada wartawan, kemarin.
Seperti diketahui tiga anggota TNI dikabarkan terlibat kecelakaan lalu lintas di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang menewaskan sejoli Handi Harisaputra, 17 dan Salsabila, 14. Setelah menabrak korban, ketiga anggota TNI itu tega membuang korban ke sungai hingga tewas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup 27-28 Mei 2026. TNGGP siagakan petugas untuk cegah pendaki ilegal.
Warga Kulon Progo gunakan anyaman daun kelapa sebagai wadah daging kurban untuk kurangi sampah plastik saat Iduladha 1448 H.
AS mengerahkan jet tempur F-22 dan puluhan pesawat pengisi bahan bakar di Israel hingga akhir tahun 2026.
Toyota bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat peluncuran mobil hybrid baru dan berbagai program insentif pembelian kendaraan EV.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun dengan tarif Rp8.000 dan keberangkatan pagi hingga malam.