Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Ilustrasi penyekatan. - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, SLEMAN-Meski mendirikan Pos Pengamanan (Pospam) selama Operasi Lilin Progo 2021 mulai Jumat (24/12/2021) hingga 2 Januari 2022 mendatang, polisi memastikan tidak ada penyekatan, putar balik kendaraan maupun razia kelengkapan berkendara.
Kapospam Tempel, Iptu Harri Untara, menjelaskan penjagaan di Pospam lebih difokuskan pada pengaturan lalu lintas jika terjadi kepadatan selama natal dan tahun baru (nataru). Pihaknya telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif untuk mengurai kendaraan jika terjadi kepadatan.
“Untuk kondisi arus lalu lintas di Pospam Tempel dalam Operasi Lilin Progo ampai saat ini masih lancar, normal, walaupun ada sedikit peningkatan. Namun masih bisa teratasi karena kesiapsiagaan anggota untuk memperlancar arus,” ujarnya, Senin (27/12/2021).
Di Pospam ini, disiagakan sebanyak 24 personel Polri, dua TNI dan empat petugas dari Dinas Perhubungan Sleman. terdapat dua jalur alternatif yang telah disiapkan untuk rekayasa lalu lintas, yakni jalur Tempel-Turi untuk arah timur dan Tempel-Wates untuk arah barat.
Pada penjagaan di Pospam kali ini tidak akan diadakan tes swab acak maupun vaksinasi Covid-19. Meski demikian pihaknya siap membantu jika dari instansi terkait akan melaksanakan. “Sejuah ini belum ada, kami masih fokus ke pengamanan lalu lintas,” ungkapnya.
BACA JUGA: 6 Lokasi Camping Paling Seru di Jogja untuk Malam Tahun Baru
Selain itu ia juga menegaskan tidak ada penyekatan, pemberhentian dan sebagainya untuk kendaraan yang masuk ke wilayah Sleman. Petugas juga tidak akan menggelar razia kelengkapan berkendara, melainkan hanya sebatas memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto, menuturkan selama libur nataru, Polda DIY akan menggelar Operasi Lilin Progo 2021. Pada operasi tersebut, personil yang akan bertugas di lapangan akan lebih mengedepankan kegiatan preemtif berupa himbauan kepada masyarakat tentang pendisiplinan terhadap protokol kesehatan terutama dalam penggunaan masker.
"Selain fokus terhadap pengamanan tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya, serta antisipasi kemacetan jalan, personil yang bertugas akan melakukan himbauan dalam mematuhi protokol kesehatan seperti penggunaan masker, jaga jarak dan lainnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.
Polda Jabar bongkar penipuan titik dapur MBG, 13 korban rugi Rp1,9 miliar. Pelaku jual akses palsu program pemerintah.