Jadwal Angkutan KSPN Malioboro-Pantai Drini Minggu 24 Mei 2026
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.
Kompleks balai kota Jogja sebagai kawasan wajib masker dan vaksin, Kamis (2/9/2021)./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY menginformasikan akan memberikan vaksinasi dosis ketiga atau booster untuk lansia dan pelayan publik di Jogja Expo Center (JEC), Kamis (12/1/2022). Vaksinasi ini diperkirakan akan diikuti antara 3.000 hingga 4.000 warga.
Ketua Satgas Percepatan Vaksinasi DIY Sumadi menjelaskan Pemda DIY menggelar vaksin booster mulai Kamis (13/1/2022) di Jogja Expo Center (JEC) dengan target sasaran antara 3.000 hingga 4.000 orang. Pemberian booster di JEC ini sebagai kick off. Selanjutnya vaksin dosis ketiga akan digelar di pusat layanan kesehatan di wilayah DIY seperti rumah sakit dan sentra vaksinasi.
BACA JUGA: Vaksin Booster untuk Pelayan Publik DIY Mirip Vaksinasi Pertama & Kedua
Prioritas penerima booster sesuai dengan juknis Kemenkes adalah lansia, sehingga vaksinasi tersebut diharapkan menyasar lansia. Akan tetapi karena vaksinasi dosis kedua yang diterima lansia rata-rata belum sampai enam bulan, maka DIY mengambil kebijakan untuk pelayan publik seperti ASN, tenaga pendidik dan kependidikan serta anak usia 11 tahun ke atas yang akan diberikan booster.
"Tetapi prioritas tetap lansia, kalau lansia misalnya tidak ada yang mendaftar, baru kemudian pelayan publik. Pelaksanaan sesuai kewenangan kabupaten dan kota. Misalnya untuk guru SMA, SMK dan SLB itu booster-nya akan ditangani Pemda DIY. sedangkan guru SD dan SMP ditangani kabupaten dan kota," katanya di Kompleks Kepatihan, Rabu (12/1/2022).
Ia menginformasikan para penerima vaksin dosis ketiga di Jogja Expo Center itu dipastikan telah mendaftar sebelumnya. Syarat utama adalah mereka yang telah mendapatkan vaksinasi terakhir pada enam bulan silam. Hingga Rabu proses pendataan terus dilakukan dengan memprioritaskan lansia dan pelayan publik. Tiga jenis vaksin yang rencananya digunakan untuk booster yaitu Astrazeneca, Pfizer dan Moderna.
"Semua yang mengikuti vaksinasi ketiga ini harus sudah mendaftar, tetapi rata-rata seperti pelayan publik, ASN sudah masuk dalam pendaftaran sebelumnya, sehingga relatif cepat pendataan," ujarnya.
BACA JUGA: Wow! Siswa SD Masjid Syuhada Ikut Vaksin Ditemani Hulk dan Captain America
Sumadi menegaskan stok vaksin pasti aman karena sesuai perintah Presiden bahwa booster akan diberikan secara gratis untuk seluruh lapisan masyarakat. Sehingga jika ada kekurangan akan segera mengajukan ke Pusat agar mendapatkan pasokan. Di sisi lain, dalam rapat koorinasi dengan daerah, Kementerian Kesehatan bahwa akan segera dilakukan pengadaan vaksin dan memanfaatkan bantuan dari luar negeri.
"Jadi kalau DIY kurang nanti akan kami cepat ajukan agar stoknya kembali ditambah, semua akan kebagian. Hingga hari ini belum ada laporan dari kabupaten dan kota terkait kekurangan stok vaksin," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.
Deretan mobil tua irit BBM Rp15 jutaan yang masih layak dipakai harian di tengah harga mobil baru yang terus naik.
Bocoran iPhone 19 Pro ungkap layar quad-curved dan Face ID bawah layar yang disebut hadir pada 2027.
Wabah Ebola di Kongo meluas, CDC Afrika keluarkan peringatan dini untuk 10 negara. Simak update status kewaspadaan dan langkah penanganannya di sini.
DPUPRKP Gunungkidul mencatat hampir 90% telaga di Bumi Handayani kondisinya mengalami sedimentasi akut. Akibatnya fungsi jadi tidak optimal sehingga mengering.
EWG mengungkap stroberi hingga anggur masuk daftar buah dengan residu pestisida dan PFAS tertinggi tahun ini.