Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 2 Juli 2026, Tarif Rp12.000
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Kamis 2 Juli 2026 lengkap dengan jam keberangkatan, rute, dan tarif Rp12.000.
Pemaparan hasil survei tentang PWNU DIY, Kamis (13/1/2022)./Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA—Pengurus Wilayah Nahdaltul Ulama (PWNU) DIY membuka kemungkinan memasukkan kader perempuan ke dalam jajaran kepengurusan periode berikutnya sebagaimana yang dilakukan PBNU. PWNU DIY akan menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) untuk menunjuk Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziyah baru yang telah habis masa jabatannya.
Sebelumnya, Ketum PBNU periode 2022-22027 Yahya Cholil Staquf membuat gebrakan baru dalam sejarah kepengurusan dengan memasukkan 11 tokoh perempuan, mulai dari bu nyai (pengurus pondok pesantren) hingga aktivis.
BACA JUGA: Jadi Ketum PBNU 2021-2026, Ini Program Gus Yahya
Wakil Sekretaris PWNU DIY Muhajir menjelaskan pelaksanaan Konferwil PWNU DIY akan digelar Sabtu (15/1/2022) di Ponpes Al-Furqon Sanden, Bantul. Hajatan ini akan menentukan Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziyah PWNU DIY periode 2022-2027. Ketua PWNU DIY Profesor Nizar Ali tidak mencalonkan lagi, karena menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua Umum PBNU.
“Kalau Prof Nizar jelas tidak bisa [dicalonkan lagi] karena beliau sudah menjadi Wakil Ketua Umum PBNU,” katanya di sela-sela pemaparan hasil survei Rumah Survei Indonesia (RSI) di Kantor PWNU DIY, Jalan MT. Haryono, Kota Jogja, Kamis (13/1/2022).
Muhajir menilai hal itu bisa saja terjadi di PWNU DIY. Akan tetapi yang menentukan adalah Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziyah.
“Itu [keterlibatan perempuan] sangat terbuka kemungkinan itu,” ujarnya.
Direktur Rumah Survei Indonesia (RSI) Arin Mamlakah Kalamika menyatakan pengurus perempuan di tubuh NU harus direspons positif. Berdasarkan hasil penelitiannya mayoritas pengurus hingga level PCNU didominasi kalangan laki-laki.
BACA JUGA: Yahya Staquf, Ketua Umum PBNU Terpilih yang Pernah Mondok di Krapyak Jogja
“Tentu ini bisa menjadi gebrakan dan harus direspons positif, artinya perempuan diberikan ruang, meskipun persentasenya masih kecil dan harapannya ke depan bisa diperluas lagi,” ujarnya.
Anggota Lakpesdam PWNU DIY ini menyarankan kepada kepengurusan berikutnya untuk membuat instrumen evaluasi kelembagaan dan program. Kemudian penyusunan periode program yang perlu ditata kembali. “Sehingga ke depan evaluasi dan pengelolaan organisasi perlu ditingkatkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Kamis 2 Juli 2026 lengkap dengan jam keberangkatan, rute, dan tarif Rp12.000.
Persib Bandung resmi datangkan Ragnar Oratmangoen dengan kontrak 3 tahun. Tambah kekuatan untuk Liga dan Asia.
Kapolri Listyo Sigit lantik 8 pejabat Polri termasuk 6 Kapolda. Ini daftar lengkap dan pesan penting untuk pelayanan publik.
Pertamina RJBT salurkan 9,3 juta liter avtur untuk 208 penerbangan haji 2026 di Solo dan Jogja.
Kebakaran TPA Jatiwaringin sulit dipadamkan karena mirip gambut. KLH kerahkan drone, Manggala Agni, dan TMC.
Said Iqbal turun langsung telusuri isu PHK di Tokopedia dan TikTok, pemerintah utamakan dialog dan perlindungan pekerja.