OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana, saat diwawancarai di kantor wakil bupati Kulonprogo, Kapanewon Wates, Kulonprogo, Selasa (30/3/2021). /Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, KULONPROGO--Covid-19 di Kulonprogo dari klaster mantenan menyebabkan salah satu pejabat di Kulonprogo terinfeksi Covid-19. Ternyata pejabat tersebut adalah Wakil Bupati Kulonprogo Fajar Gegana.
Wakil Bupati Kulonprogo Fajar Gegana mengaku dirinya terpapar COVID-19 dari Klaster Pernikahan atau mantenan Karangsari namun ring keempat dan harus menjalani isolasi di rumah dinas.
"Benar saya terpapar COVID-19. Saat kondisi saya secara riil tidak ada keluhan, dan tidak ada gejala lain. Hanya saja sedikit kelelahan, dan berasa kantuk. Saya harap bukan Omicron," kata Fajar Gegana di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (2/2/2022).
Ia mengatakan dirinya terpapar COVID-19 sudah transmisi lokal di ring keempat. Dari sisi kronologinya dari Klaster Pernikahan tapi sudah transmisi lokal.
BACA JUGA: Asyik Berjudi di Pinggir Pantai Gunungkidul, Lima Wisatawan Dicokok Polisi
Namun demikian, ia mengakui penularan COVID-19 terhadap dirinya sangat cepat sekali. Saat dirinya ada pertemuan dan rapat sudah menerapkan protokol kesehatan, di ruangan yang luas, tapi masih bisa terjadi pemaparan. Virus ini penularannya sangat cepat sekali.
"Kami berharap bukan Omicron. Meski dari ciri-ciri yang saya alami seperti Omicron, tapi sekali lagi saya berharap bukan Omicron. Penularannya sangat cepat," katanya.
Fajar mengatakan hari ini, ada 10 orang yang kontak dengan dirinya dilakukan tracing, baik keluarga, pegawai di lingkungan kerja, mulai dari ajudan, sopir, istri dan beberapa teman yang kontak dirinya sebelum dinyatakan positif.
"Jadi hari ini sudah ditracing, semoga hasilnya cepat keluar, sehingga bisa dapat mengantisipasi pemaparan virus ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.
Gelombang gugur massal landa wakil Indonesia di 16 besar Malaysia Masters 2026. Jonatan Christie (jojo) jadi satu-satunya harapan tersisa di perempat final.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa konfirmasi batal berangkat haji 2026 bersama keluarga. Tegaskan bukan karena perintah Presiden Prabowo.
Duta Besar Belanda Marc Gerritsen sangat terkesan dengan pengalaman bersepeda menyusuri pedesaan di sekitar Candi Prambanan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.