Akun MyPertamina Terblokir? Ini Cara Memulihkannya
Akun MyPertamina terblokir? Simak penyebab dan cara memulihkan akun, QR Code Subsidi Tepat, hingga layanan Pertamina 135.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--DIY mencatatkan penambahan 331 kasus Covid-19 selama 24 jam terakhir pada Selasa (8/2/2022). Pasien meninggal dilaporkan ada satu kasus.
Kabag Humas Biro UHP Setda DIY Ditya Nanaryo Aji menjelaskan penambahan 331 kasus itu berasal dari Sleman 143 kasus, Kota Jogja 102 kasus, Bantul 72 kasus, Kulonprogo 13 kasus dan Gunungkidul ada satu kasus. Rincian riwayat sementara kasus terkonfirmasi Covid-19 berasal dari periksa mandiri 156 kasus, tracing kontak kasus positif ada 175 kasus.
BACA JUGA: Aturan Baru PPKM Level 3 DIY Akhirnya Terbit, Ini Detailnya
“Positivity rate harian per tanggal 8 Februari 2022 di angka 3,49 persen dan kasus aktif tercatat ada 2.001 kasus,” katanya Selasa.
Penambahan pasien sembuh sebanyak 53 kasus, sehingga total sembuh menjadi 151.938 kasus. Adapun untuk kematian dilaporkan ada satu kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 5.280 kasus. Kemudian penggunaan bed nonkritikal naik menjadi 16,25%, dari total 1.122 bed sudah terpakai 180 bed.
“Untuk bed kritikal tersedia 141 bed, telah terpakai 14 bed,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Akun MyPertamina terblokir? Simak penyebab dan cara memulihkan akun, QR Code Subsidi Tepat, hingga layanan Pertamina 135.
Pieter Huistra menilai PSS Sleman berada di jalur tepat untuk membangun permainan dominan menjelang Super League 2026/2027.
Gempa M7,7 yang berpusat di Nagekeo dirasakan di Kota Bima. Satu rumah rusak sedang, Gudang Bulog dan plafon masjid juga terdampak.
IMI menghentikan sementara drag race di lintasan non-permanen seperti jalan raya dan kompleks perumahan di seluruh Indonesia.
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.
Pemerintah menargetkan pembiayaan RAPBN 2027 sebesar Rp671,2 triliun, turun 8,6% dari outlook 2026 yang mencapai Rp734,3 triliun.