Jadwal Terbaru KRL Jogja-Solo di Semua Stasiun, Minggu 17 Mei 2026
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengkhawatirkan kemungkinan virus Corona terus bermutasi seiring dengan sulitnya masyarakat mengontrol diri. Jika virus tersebut terus bermutasi, Raja Ngayogyakarta ini mengkhawatirkan kondisi pandemi Covid-19 sulit berlalu dan berpengaruh terhadap kemampuan anggaran baik di level daerah maupun Pusat.
Sultan mengatakan kebijakan apa pun yang diterbitkan pemerintah dalam menangani pandemi, selama masyarakat tidak bisa mengontrol diri untuk melakukan pembatasan maka dampaknya akan terjadi mutasi virus terus menerus. Karena suntikan vaksinasi yang diberikan saat ini bersifat bukan mematikan virus. Karena faktanya mereka yang sudah divaksin masih dapat tertular.
“Itu imun gitu lho tapi lama-lama juga menurun baru nanti jangka menengah panjangnya, lebih baik imunnya tapi bukan membunuh virus dari awal disuntik lebih tinggi punya jangka panjang imunitas,” katanya di Kompleks Kepatihan, Kamis (3/2/2022).
BACA JUGA:Hati-Hati! Kasus Covid-19 Indonesia Naik 235 Persen dalam Sepekan
Sultan khawatir jika belum ada obat yang bisa membunuh virus tersebut maka akan terus bermutasi. “Karena tidak membunuh itu saya khawatir, tapi saya bukan org ahli lho hanya dari pengalaman mutasi-mutasi [virus]. Saya khawatir kita vaksin dan sebagainya tapi karena ada omicron tidak membunuh hanya dasarnya imunitas nyatanya juga yang sdh suntik bisa [tertular], saya khawatir nanti mutasi lagi,” ucapnya.
Jika mutasi virus Corona ini terus menerus terjadi, kata Sutan, maka yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah sampai kapan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah bisa bertahan.
“Kalau seperti ini terus, kapan selesainya? lha kalau kapan selesainya, apa kita mampu bertahan, kan bisa jadi miskin karena anggaran dipakai semua setiap tahun seperti itu kalau terjadi mutasi,” ujarnya.
Menurut Sultan yang diperlukan dari pengalaman mutasi saat ini adalah kemampuan menciptakan vaksinasi yang bisa menyelesaikan masalah tersebut, alias langsung menghentikan. Karena jika tidak, maka omicron tidak lenyap, melainkan bermutasi lagi
“Tetapi kekhawatiran seperti itu kalau yang kondisi seperti itu sekarang tanya APBD mampu bertahan engga, APBN mampu bertahan enggak. Akhirnya kan itu gitu lho. Sama juga negara barat akan mengalami hal yang sama,” katanya. (Sunartono)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Wisatawan di Jogja masih terpusat di Malioboro. Dinpar Kota Jogja dorong kunjungan kampung wisata lewat Program Bule Mengajar.
Atletico Madrid menang 1-0 atas Girona di Liga Spanyol 2025/2026. Ademola Lookman mencetak gol kemenangan Los Colchoneros.
Prabowo menyerahkan alutsista TNI di Halim Perdanakusuma. Enam jet tempur Rafale jadi sorotan modernisasi TNI AU.
Alex Marquez mengalami patah tulang selangka dan retak leher usai kecelakaan hebat di MotoGP Catalunya 2026.
Jadwal pemadaman listrik Sleman hari ini berlangsung pukul 10.00–13.00 WIB. Berikut daftar dusun terdampak pemeliharaan PLN.