LPDB Salurkan Rp22,9 Triliun, Teknologi Credit Scoring Disiapkan untuk Koperasi
LPDB Koperasi menyiapkan teknologi credit scoring pada 2027 untuk mempercepat pembiayaan, memperluas layanan, dan memperkuat koperasi
Pantai Watu Kodok./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat atau Kraton Jogja mengungkap alasan penutupan salah satu jalan di Kawasan Wisata Pantai Kodok, di Bukit Sanglen Timur, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul.
Wakil Penghageng II Tepas Panitikisma Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat KRT Suryo Satriyanto menjelaskan Kraton Jogja telah melakukan berbagai pendekatan dimulai dari sosialisasi hingga imbauan baik tertulis maupun lisan.
“Pemasangan pagar diawali adanya aktivitas pembukaan jalan dengan menggunakan alat berat di kawasan tersebut [Watu Kodok]," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima harianjogja.com, Rabu (2/3/2022).
Aparat setempat telah berupaya menghentikan pengoperasian alat berat pada 4 Desember 2021. Kraton melalui Tepas Panitikisma sebagai penanggungjawab tanah Sultan Ground telah melakukan sosialisasi tentang pemanfaatan tanah Sultan Grond (SG) dan rencana pengembangan Pantai Sanglen pada 11 Desember 2021.
“Sosialisasi ini difasilitasi langsung Kalurahan Kemadang dan dihadiri masyarakat sekitar Pantai Sanglen, Babinkamtibmas, Kapanewon Tanjungsari, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunungkidul, dan pendamping dari Sat Brimob. Setelah proses sosialisasi, disampaikan pula imbauan lisan oleh Tepas Panitikisma,” katanya.
Kemudian Panitikisma memasang plang penanda Tanah Kasultanan di lokasi tersebut, bersamaan dengan 10 titik lain di Kalurahan Kemadang pada 15 Desember 2021. Isi papan tersebut adalah larangan alih fungsi lahan.
Meski plang larangan telah dipasang, pembangunan jalan tetap berjalan. Bahkan, patok dipsangan dan jalan di lokasi Bukit Timur Sanglen kawasan Watu Kodok tersebut dicor.
“Patok-patok itu akhirnya telah dicabut pada 26 Desember 2021 dan pada tanggal 1 Februari 2022 masih terlihat kegiatan pengecoran dan akhirnya dihentikan Polsek setempat. Warga setempat juga diimbau untuk tidak melanjutkan aktivitasnya sebelum ada izin dan arahan dari Panitikisma,” katanya.
BACA JUGA: Waroeng Steak Samirono Tutup Permanen, Warganet: Aku Ngalamin Sirloin Rp6.000
Tetapi setelah penghentian aktivitas pada 1 Februari 2022, pembangunan masih saja dilakukan. Puncaknya, pada 25 Februari 2022, Tepas Panitikisma memasang pagar di kawasan Bukit Timur Sanglen dengan disaksikan sejumlah aparat dari Polres Gunungkidul, Polsek Tanjungsari, Sat Brimob dan Pamong Kalurahan.
Suryo menegaskan, Tepas Panitikisma masih memberikan kesempatan kepada perwakilan warga sekitar untuk menyampaikan aspirasinya. “Audiensi dapat dilakukan dengan Panitikisma, silakan saja bersurat kepada kami [Kraton Jogja],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPDB Koperasi menyiapkan teknologi credit scoring pada 2027 untuk mempercepat pembiayaan, memperluas layanan, dan memperkuat koperasi
Kabut asap dan angin kencang mengganggu penerbangan di Palu. Batik Air batal terbang, Lion Air kembali ke Makassar, dan Wings Air ke Tolitoli dibatalkan.
DPRD Sleman menekankan pencegahan stunting sejak kehamilan melalui pemenuhan gizi, ASI eksklusif, pemantauan posyandu, dan PHBS.
Sertifikasi halal sejumlah produk dan jasa diperpanjang hingga 2028. Simak jadwal terbaru untuk UMK, kosmetik, obat, dan produk impor.
KPK menduga Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menerima imbalan kontraktor lebih dari Rp2 miliar, termasuk untuk membayar utang Pilkada.
BMKG memperingatkan potensi gelombang 2,5–4 meter, banjir rob di sejumlah pesisir, serta cuaca ekstrem lokal di Indonesia.