Mahasiswa UNY Kembangkan Aplikasi Jual Beli Sampah

Lajeng Padmaratri
Lajeng Padmaratri Kamis, 03 Maret 2022 20:27 WIB
Mahasiswa UNY Kembangkan Aplikasi Jual Beli Sampah

Ilustrasi pengolahan sampah./Pixabay

Harianjogja.com, SLEMAN—Problem sampah plastik yang terus terjadi membuat kelompok mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) membuat aplikasi pengelolaan sampah plastik bernama Smart Trash. Aplikasi berbasis Android ini bisa menjadi platform edukasi dan pengelolaan sampah plastik bagi masyarakat.

BACA JUGA: Malioboro Tetap Ramai Tanpa PKL di Trotoar, Wisatawan Kini Bisa Selonjoran

Aplikasi ini dikembangkan oleh Rendy Novianto, Aira Mayhesa, dan Zakkiatuz Zahrolazizah dari Prodi D4 Pemasaran; Fadila Balqis Arifah dari Prodi S1 Akuntansi; serta Adha Estu Rizqi Susetya Radi dari Prodi S1 Bahasa dan Sastra Inggris.

Rendy menuturkan aplikasi ini bertujuan membantu pemerintah dan masyarakat dalam mengelola sampah plastik yang mereka hasilkan dengan cara yang lebih baik dengan bagian yang menguntungkan di setiap kategori sampah plastik. “Smart Trash dirancang tidak hanya untuk mengelola sampah plastik tetapi juga menjadi platform yang edukatif dan interaktif dengan desain yang menarik dengan menerapkan teknologi yang user friendly dan up to date” kata Rendy, Kamis (3/3/2022).

Menurutnya, karya ini berhasil meraih gold medal dalam Asean Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair (Aiseef) 2022 yang diselenggarakan oleh Indonesia Young Scientist Association (IYSA) di Universitas Diponegoro Semarang, belum lama ini.

Pengguna aplikasi ini dapat memperoleh keuntungan melalui penjualan dan pembelian sampah dalam berbagai kategori. Selain itu, pengguna juga dapat membaca artikel tentang lingkungan serta menemukan komunitas pencinta lingkungan terdekat lewat chatbot. Ia berharap pengguna bisa belajar mengenai pengelolaan sampah rumah tangga dengan lebih baik.

Aira menambahkan aplikasi ini dilengkapi fitur menjual sampah, beli sampah, chat, serta top up. Pengguna aplikasi dapat mendistribusikan sampah anorganik seperti plastik secara langsung melalui aplikasi yang dapat diakses.

BACA JUGA: Desain Pembangunan Galeri Malioboro Disayembarakan, Cek Jadwal Pendaftaran  

“Salah satu layanan yang diberikan antara lain jual beli dari pemulung dan pemulung membelinya dengan harga tinggi yang disesuaikan dengan masing-masing jenis sampah” katanya.

Setelah dikumpulkan, sampah itu akan diproses dan diolah menjadi barang setengah jadi atau pelet plastik. Aplikasi ini juga diharapkan memberdayakan pemulung dan kolektor sampah lokal.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online