Sepuluh Warga Jogja Meninggal Dunia Sejak Omicron Merebak

Sirojul Khafid
Sirojul Khafid Jum'at, 04 Maret 2022 23:37 WIB
Sepuluh Warga Jogja Meninggal Dunia Sejak Omicron Merebak

Foto ilustrasi. /Antarafoto

Harianjogja.com, JOGJA—Setidaknya ada sepuluh orang meninggal dunia karena Covid-19 sejak varian Omicron masuk di Kota Jogja. Menurut Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mayoritas orang yang meninggal tersebut merupakan pasien dengan komorbid atau memiliki penyakit penyerta.

“Meninggalnya di rumah sakit, tidak ada pasien yang meninggal di selter isolasi. Di selter hampir semuanya tanpa gejala atau gejala ringan,” kata Heroe, Jumat (4/3/2022).

Apabila dibandingkan dengan varian Delta tahun lalu, jumlah kematian ini tergolong lebih rendah. Hampir 90 persen penderita Covid-19 varian Omicron tanpa gejala. Dari sisi Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit juga lebih rendah daripada varian Delta.

BACA JUGA: Kiai Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Kulonprogo Resmi Jadi Terdakwa

“Artinya yang memang harus kami lindungi pada masa-masa seperti ini adalah lansia. Cara melindungi adalah supaya anggota keluarga tidak banyak interaksi dengan banyak orang, kemudian berinteraksi dengan orang tua atau lansia yang ada di rumah. Begitu juga anak-anak harus banyak kami lindungi meskipun peningkatan kasusnya tidak tinggi, tetapi anak-anak rentan belum vaksin dan segala macam,” kata Heroe yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja.

Warga Positif Diimbau Isoman

Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti mengimbau setiap warga yang hasil swab-nya positif untuk isolasi mandiri (isoman). "Saya tegaskan ke Dinas Kesehatan kalau ada pasien yang hasil swab antigennya positif, saya nyatakan dia Covid-19. Jadi langsung Isoman, tidak perlu PCR," kata Haryadi.

Hal ini sebagai upaya agar penyebaran kasus Covid-19 tidak meluas. Melihat perkembangan kasus yang masih tinggi, maka perlu adanya upaya yang semakin keras. "Teorinya kan kalau hasil swab [antigen] positif, dia sudah terpapar Covid-19. Seharusnya langsung ditindaklanjuti dengan pemulihan (isoman)," katanya.

Per 3 Maret 2022, kasus Covid-19 aktif di Kota Jogja sebanyak 3.874. Terdapat penambahan kasus Covid-19 baru sebanyak 501 dengan dua orang meninggal. Sementara untuk pasien yang sembuh di hari yang sama berjumlah 595 kasus.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online