KASUS PORNOGRAFI: Divonis 10 Bulan Penjara, Ini Respons Pihak Siskaeee
Hakim memvonis terdakwa kasus pornografi siskaeee lebih ringan dari tuntutan jaksa.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang pengasuh pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Sentolo, Kulonprogo, kepada santriwatinya kini memasuki babak baru. Terduga pelaku yakni kiai berinisial S telah kini telah menjadi terdakwa dan telah menjalani proses persidangan sebanyak dua kali.
Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Kulonprogo Martin Eko Priyanto mengatakan proses persidangan yang telah dilalui oleh tersangka S yakni persidangan perdana pada Rabu (23/2/2022) lalu dengan agenda pembacaan dakwaan. Kemudian, persidangan dengan materi pemeriksaan korban serta saksi yang terdiri dari ibu dan kerabat korban telah dilaksanakan pada Rabu (2/3/2022) lalu.
"Untuk sidang selanjutnya ditunda selama satu pekan untuk mendatangkan saksi selanjutnya yang ada di dalam berkas perkara. Rencananya persidangan dilaksanakan pada Selasa (8/3/2022)," kata Eko saat dikonfirmasi pada Jumat (4/3/2022).
BACA JUGA: Gereja & Situs Budaya Dihancurkan Rusia, Ukraina Minta Ruang Udara Ditutup
Persidangan yang melibatkan S dilakukan secara tertutup karena korban masih di bawah umur. Namun persidangan akan digelar terbuka setelah memasuki pembacaan vonis terhadap terdakwa.
Kasi Intelejen Kejari Kulonprogo, Yogi Andiawan Sagita, mengatakan terdakwa tidak membantah atas dakwaan yang dibacakan. Pembacaan dakwaan dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kulonprogo yakni Martin Eko Priyatno dan Evi Nurul Hidayati.
"JPU mendakwa S melanggar Pasal 82 UU Perlindungan Anak. Dalam pasal tersebut, pelanggarnya bisa diganjar hukuman maksimal 15 tahun penjara," ungkap Yogi.
Persidangan kiai S dilakukan secara daring dari tiga lokasi berbeda, yakni Pengadilan Negeri (PN) Wates, Kejari Kulonprogo, dan Rutan Kelas II B Wates. Hal tersebut dilaksanakan untuk mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19.
"Untuk korban juga berdasarkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan [SPDP] yang dikirimkan ke kami baru satu ya. Itu ranahnya penyidik apakah ada penambahan korban atau tidak. Namun, berdasarkan berkas yang diterima oleh kami ya korban jumlahnya baru satu," kata Yogi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hakim memvonis terdakwa kasus pornografi siskaeee lebih ringan dari tuntutan jaksa.
Kemudahan akses investasi digital yang kian masif justru memicu meningkatnya risiko bagi generasi muda, sehingga literasi keuangan dinilai menjadi kebutuhan.
Ramalan zodiak 13 Mei 2026: Aries & Scorpio waspadai konflik asmara. Ada pengeluaran mendadak. Simak saran untuk 12 zodiak agar hari lebih tenang.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tampil dominan dan menang hanya 23 menit pada hari pertama Thailand Open 2026 di Bangkok.
Tanggal 13 Mei diperingati sebagai World Cocktail Day, World Fair Trade Day, dan National Apple Pie Day.
Penguatan karakter anak dinilai menjadi bekal penting untuk menghadapi perkembangan zaman yang semakin cepat