11 Bayi Dievakuasi di Rumah Bidan Pakem, Hasil Hubungan Luar Nikah
Polisi menyelidiki penitipan 11 bayi di Pakem, Sleman. Mayoritas bayi disebut lahir di luar pernikahan dan dititipkan ke bidan.
Wisuda Tahfid Kelas IX dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) ke-44 Mtsn 6 Bantul, Sabtu (19/3/2022). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Madrasah Tsanawiyah (Mtsn) 6 Bantul kembali mewisuda para siswanya yang mengikuti program menghafal Alquran atau tahfid. Wisuda ini sekaligus menjadi puncak acara serangkaian kegiatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-44 Mtsn 6 Bantul.
Kepala Mtsn 6 Bantul, Mafrudah, menyampaikan pada Wisuda Tahfid Kelas IX tahun ini sebanyak 187 siswa penghafal Alquran secara resmi diwisuda. Sebanyak 22 siswa di antaranya membacakan maqro dengan bacaan terbaik.
“Ada 22 siswa yang bacaan terbaik dan mereka hafal tiga juz sampai 14 juz yang diwisuda,” paparnya, Sabtu (19/3/2022). Kepada para siswa yang telah diwisuda tahfid, Mafrudah berpesan agar mereka terus semangat belajar menghafal Alquran dan yang paling penting dari hafalan Alquran itu adalah adab.
Adab ini kedudukannya lebih tinggi dari ilmu sehingga harapan dari sekolah kepada anak-anak yang menghafal Alquran juga mempunyai adab akhlakul karimah yang baik. Diharapkan anak-anak itu akan sukses dunia akhirat.
Mafrudah memaparkan Wisuda Tahfid merupakan puncak acara dari HAB ke-44 Mtsn 6 Bantul. Berbagai kegiatan dilakukan dalam memperingati HAB ke-44 MTSN 6 Bantul, salah satunya kegiatan semaan Alquran 30 juz.
Tak hanya kegiatan keagamaan, sejumlah kegiatan sosial seperti bakti sosial hingga bersih pasar tradisional pun dilakukan dalam memperingati HAB ke-44 MTSN 6 Bantul. Bakti sosial menyasar masyarakat serta murid dari kalangan yatim dan duafa. Total nominal sekitar Rp29 juta rupiah untuk bakti sosial dan santunan.
Kepala Kanwil Kemenag DIY, Masmin Afif, mengucapkan selamat kepada Mtsn 6 Bantul di HAB ke-44 telah melaksanakan wisuda tahfid. Dia berharap prestasi ini dapat meningkatkan animo masyarakat untuk bersekolah ke madrasah.
Kepala Kantor Kemenag Bantul Aidi Johansyah menambahkan di Bantul ada tiga Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), sembilan Mtsm dan empat Madrasah Aliyah Negeri (MAN). Semua madrasah tersebut memiliki program wajib untuk madrasah tahfid.
Otomatis mereka harus melaksanakan wisuda secara rutin setiap tahun. Setiap tahunnya Bantul mewisuda banyak penghapal Alquran dari madrasah karena itu merupakan program wajib di madrasah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi menyelidiki penitipan 11 bayi di Pakem, Sleman. Mayoritas bayi disebut lahir di luar pernikahan dan dititipkan ke bidan.
KPK memeriksa Dirut PT Catur Elang Perkasa terkait dugaan korupsi investasi dan pinjaman jangka panjang PPT Energy Trading.
UMY menolak pembangunan dapur MBG di kampus dan memilih mendukung program melalui riset dosen serta magang mahasiswa.
Polsek Prambanan dan Pos Lantas Mitra 11 menyita 10 motor saat razia balap liar di wilayah Prambanan, Klaten.
Pendaki Gunung Muria di Kudus jatuh ke jurang sedalam 40 meter di jalur Argopiloso dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.