Kenapa Sudah Online Tapi Sepi Pembeli? Realitas Baru Digitalisasi UMKM
Menurut Survei Profil Internet Indonesia 2025 dari APJII, penetrasi internet di DI Yogyakarta menembus 91,18 persen, tertinggi kedua nasional
Direktur PDAM Tirta Sembada Sleman, Dwi Nurwata (kanan) menyerahkan pohon kaktus kepada pengendara saat Sosialisasi dan Kampanye Melestarikan Air Tanah agar Berkesinambungan (Mantab) Memperingati Hari Air Sedunia 2022 di perempatan Denggung, Tridadi, Sleman, Senin (21/2/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN--Momentum Hari Air Sedunia yang diperingati setiap 21 Maret menjadi spirit PDAM Tirta Sembada Sleman untuk terus mengampanyekan dan mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga sumber air baku. Dalam peringatan Hari Air Sedunia tahun ini, upaya edukasi tersebut diwujudkan dalam kegiatan penanaman pohon.
Direktur PDAM Tirta Sembada Sleman, Dwi Nurwata mengatakan selama ini PDAM terus berkomitmen untuk melindungi dan melestarikan air baku. Hal tersebut dilaksanakan agar sumber air baku tetap terlindungi untuk dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Pada Jumat (18/3/2022), PDAM Tirta Sembada menggelar kegiatan penanaman pohon untuk program konservasi air dan menjaga keseimbangan alam. Penanaman pohon beragam jenis tersebut dilaksanakan di lokasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pendekan, Tirtomartani, Kapanewon Kalasan, Sleman. "Kami juga menyerahkan ratusan bibit pohon jambu kristal kepada masyarakat," katanya di sela-sela kegiatan Sosialisasi dan Kampanye Melestarikan Air Tanah agar Berkesinambungan (Mantab) Memperingati Hari Air Sedunia 2022 di perempatan Denggung, Tridadi, Sleman, Senin (21/2/2022).
Penanaman pohon tersebut, lanjut Dwi, bertujuan menjaga keseimbangan alam, lahan penyerapan air dan stimulus untuk membantu menggerakkan perekonomian masyarakat. "Bila pohon-pohon itu berbuah kelak dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," katanya.
Selain penanaman pohon produktif, lanjut Dwi, karyawan PDAM Tirta Sembada juga membagikan pohon kaktus kepada pengguna jalan. Pohon kaktus tersebut dimaknai sebagai pohon yang dibutuhkan karena dapat menyimpan air.
Dwi menjelaskan, kegiatan kampanye menjaga air tanah agar berkesinambungan ini tidak hanya menjadi tugas PDAM tetapi juga semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat.
Dewan Pengawas PDAM Sleman, Kunto Riyadi berharap PDAM Tirta Sembada ke depan terus menjaga kontinyuitas air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. pasalnya, tantangan terkait dengan kebutuhan air ke depan akan sangat besar.
Dengan meningkatnya pembangunan dan kebutuhan pemukiman warga, lanjut Kunto maka lahan resapan air semakin berkurang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menurut Survei Profil Internet Indonesia 2025 dari APJII, penetrasi internet di DI Yogyakarta menembus 91,18 persen, tertinggi kedua nasional
Rupiah menguat ke Rp17.997 per dolar AS pada penutupan perdagangan Senin, didorong perbaikan PMI manufaktur Indonesia dan sentimen global.
DPRD DIY menilai stigma sekolah bermutu dan faktor biaya pendidikan menjadi penyebab sekolah kekurangan murid, bukan semata sistem zonasi.
Australia mengonfirmasi kematian massal satwa liar pertama akibat flu burung H5. Hingga kini tercatat 74 kasus, tetapi belum menyerang sektor unggas.
BMKG mendeteksi Bibit Siklon Tropis 94W yang berpotensi memicu hujan lebat dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah Indonesia pada 3-6 Agustus 2026.
Ratih Handayani kembali ke kampung halamannya untuk mengemban amanah sebagai General Manager Garrya Bianti Yogyakarta.