Lomba Cerdas Cermat Museum di Gunungkidul Kenalkan Sejarah Lokal
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
Kapolres Gunungkidul AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah saat meninjau stok minyak di salah satu distributor di Kapanewon Karangmojo, Selasa (22/3/2022)/Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Polres bersama-sama dengan Pemkab Gunungkidul melakukan inspeksi mendadak stok minyak goreng di pasaran, Selasa (22/3/2022). Adapun hasilnya, stok minyak goreng kemasan stoknya melimpah sedangkan untuk jenis curah sedang kosong.
Sebelumnya minyak goreng kemasan sempat langka di DIY termasuk Gunungkidul. Kini pasokannya sudah melimpah.
Untuk minyak goreng kemasan dijual di kisaran Rp22.700 per liter dan minyak goreng curah dipasarkan Rp16.000-20.000 per kilonya. Kapolres Gunungkidul, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah mengatakan, pemantauan dan pengawasan dilakukan di Pasar Argosari dan sejumlah distributor di Kapanewon Wonosari dan Karangmojo.
“Selain jajaran polres, kami turun bersama-sama dengan Dinas Perdagangan Gunungkidul,” kata Aditya kepada wartawan, Selasa (22/3/2022).
BACA JUGA: Buntut Viral Kasus Tukang Becak Malioboro, Pemkot Jogja Panggil Sejumlah Pihak
Menurut dia, untuk stok minyak goreng kemasan tidak ada masalah. Hasil pemantauan di sejumlah agen penyalur memiliki stok mencukupi karena masih menyiman dari ratusan hingga ribuan karton.
“Stok tidak ada masalah dan pembelian juga normal. Untuk harga bervariasi dan sesuai dengan merk mulai dari Rp22.700-25.000 per liternya,” ungkapnya.
Meski demikian, Aditya tidak menampik untuk stok minyak goreng curah sedang ada kelangkaan. Pasalnya, di sejumlah distributor tidak memiliki stok barang ini.
“Dua agen kami datangi dan hasilnya tidak ada stok untuk minyak curah,” katanya.
Menurut dia, pemantauan juga dilakukan di Pasar Argosari. Kondisi di pasar tidak berbeda jauh dengan agen karena stok minyak goreng kemasan melimpah, sedang untuk jenis curah mengalami kelangkaan.
“Untuk curah harganya tembus Rp20.000 per kilogram. Pedagang mengaku membeli sudah mahal karena di kisaran Rp19.000 per liter,” katanya.
Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Gunungkidul, Hartini mengatakan, upaya pemantauan harga minyak goreng di pasaran terus dilakukan. Ia tidak menampik untuk stok minyak goreng kemasan tidak ada masalah dan harga jual di kisaran Rp25.000 per kilogram.
“Untuk minyak goreng kemasan memang tidak ada lagi harga eceran tertinggi,” katanya.
Disinggung mengenai minyak goreng curah, Hartini tidak menampik ada ketetapan dari Pemerintah Pusat untuk per liter dipasarkan paling mahal Rp14.000. Sedangkan untuk per kilo maksimal dijual seharga Rp15.500.
“Untuk minyak curah memang ada HET. Tapi memang harga jual di pasaran lebih tinggi dari ketentuan yang dibuat pemerintah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.