SHDK Kartu Keluarga Jadi Sumber Kendala SPMB 2026 di Bantul
Disdukcapil Bantul ungkap SHDK KK jadi kendala SPMB 2026. Verifikasi tetap aman tanpa temuan pemalsuan dokumen kependudukan.
Seminar Anak Perkawinan Campuran: Aset SDM Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045\' yang diselenggarakan oleh Perca Indonesia, Sabtu (26/3/2022). - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah menargetkan Indonesia masuk dalam jajaran lima besar negara dengan perekonomian terbesar di dunia pada 2045 mendatang. Kapabilitas sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif disebut-sebut merupakan komponen utama untuk mencapai keberhasilan visi itu.
Sebagai anak yang lahir dari perkawinan WNI dengan WNA, anak-anak keluarga perkawinan campuran dapat berperan aktif dan berkontribusi sebagai jembatan emas yang menyandang visi Indonesia Emas.
Ketua Umum Perca Indonesia, Analia Trisna, mengatakan anak-anak keluarga perkawinan campuran berpeluang dalam menghubungkan Indonesia dengan berbagai bangsa di dunia dalam aspek pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi dan budaya.
"Mereka berpotensi membawa keterampilan dan ilmu pengetahuan dengan standard internasional ke Indonesia," ungkapnya dalam seminar bertajuk Anak Perkawinan Campuran: Aset SDM Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045 yang diselenggarakan Perca Indonesia, Sabtu (26/3/2022).
Jimly Asshiddiqie yang ikut serta menjadi narasumber pada kesempatan itu menyebut, anak hasil perkawinan campuran merupakan salah satu aset SDM yang dibutuhkan dalam perjalanan kemajuan bangsa dan negara Indonesia.
"Diperlukan waktu dan kesabaran dalam membangun kesadaran kolektif bagi semua pemangku kepentingan untuk menerima dan mempertimbangkan perubahan-perubahan aturan Undang-Undang dimana terdapat unsur universal dalam kebijakan negara seperti pemikiran dwi kewarganegaraan untuk anak perkawinan campuran," kata dia.
Rektor IPB, Prof Arief Satria menilai, negara punya kemampuan untuk memanfaatkan bonus demografi sebagai aset masa depan yang salah satunya berasal dari anak perkawinan campuran. Jika hal ini dipersiapkan dengan matang bukan tidak mungkin generasi emas Indonesia di 2045 bisa diwujudkan dengan sumbangsih dan peran serta dari anak-anak hasil perkawinan campuran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Bantul ungkap SHDK KK jadi kendala SPMB 2026. Verifikasi tetap aman tanpa temuan pemalsuan dokumen kependudukan.
BPS menjamin data Sensus Ekonomi 2026 hanya untuk statistik, bukan pajak. Pendataan menjadi dasar kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Menteri Rosan Roeslani menilai kolaborasi riset dan industri menjadi kunci mempercepat hilirisasi serta memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Mensos Syaifullah Yusuf menegaskan validitas data menjadi kunci Program Sekolah Rakyat agar bantuan pendidikan tepat sasaran bagi keluarga miskin.
Serangan babi hutan dan monyet merusak 5 hektare ladang petani Badui di Lebak. Kerugian diperkirakan mencapai Rp25 juta.
Kemendikdasmen memanggil 60.896 guru mengikuti PPG Guru Tertentu Tahap 2 Tahun 2026 untuk mempercepat sertifikasi guru di Indonesia.